Pencarian yang dilakukan warga Desa Jajaran Baru bersama warga Desa Campur Sari, didampingi Camat Megang Sakti, Herry Akhmadi, Jum'at (23/8/2019).
in

Yusuf Akhirnya Ditemukan Setelah Dilakukan Pencarian Selama 20 Jam

MUSI RAWAS, Silmed,id – Yusuf (12) warga Desa Jajaran Baru II, Kecamatan Megang Sakti akhirnya ditemukan setelah dilakukan pencarian selama lebih kurang 20 jam, sejak dikabarkan tenggelam di Sungai Lakitan pada Jum’at (23/8/2019) sekitar pukul 13.30 WIB.

Yusuf (12) ditemukan setelah dilakukan pencarian selama lebih kurang 20 jam.

“Korban ditemukan sekitar pukul 09.30 WIB, di Sungai Lakitan Desa Campur Sari, Kecamatan Megang Sakti melalui penyelaman dari Tim gabungan yang terdiri dari Kepolisian, TNI, SAR Musi Rawas, BPBD, warga,” kata Kapolres Musi Rawas, AKBP Suhendro melalui Kapolsek Megang Sakti, IPTU Hendrawan.

Pada saat ditemukan lanjut Hendrawan, kondisi korban dalam keadaan tidak bernyawa, selanjutnya korban diserahkan ke rumah duka.

“Setelah diserahkan ke pihak keluarga, kemudian setelah sholat Dzuhur, jenazah Yusuf dimakamkan,” lanjutnya.

Diceritakan mantan Kasi Propam Polres Lubuklinggau ini kepada Silampari Media didampingi Camat Megang Sakti Herry Akhmadi, bahwa awal kejadian ini berawal saat Yusuf bersama rekan-rekannya pergi mencari ikan ke Desa Campur Sari.

“Korban hanyut terbawa arus sungai dan tenggelam. Sewaktu ditemukan, jaraknya sekitar 100 meter dari lokasinya tenggelam,” terangnya.

Pencarian terhadap Ysuf dilakukan pencari pasir bersama warga.

Teman-teman korban yang berteriak ada orang hanyut, dimana kemudian dilakukan pencarian oleh penggali pasir dan warga di sekitar TKP (Tempat Kejadian Perkara) namun sampai dengan pukul 21.30 WIB belum juga ditemukan.

“Warga ramai yang ikut pencarian, bahkan sampai membawa lampu untuk penerangan,” ucap IPTU Hendrawan.

Sekitar pukul 22.00 WIB datanglah Tim BPBD Musi Rawas yang turut membantu pencarian bersama warga.

Kapolsek mengimbau masyarakat, khusunya para orang tua untuk memberikan pantauan khusus kepada anak-anaknya.

“Cara yang dapat dilakukan orang tua kepada anaknya, mendampinginya dan memberikan pemahaman kepada mereka, bahwa bermain disungai sangat berbahaya,” tutup Kapolsek.

PENULIS : Aulia Azan Siddiq

Dwi Hartono : Saya Perintahkan Usut Tuntas

2020 Diproyeksikan Penambahan 1.515 KPM PKH di Kota Lubuklinggau