in ,

Wow… Perjalanan H. Alfirmansyah Menuju ‘BG 1 Muratara’ Makin Serius

Empat Fomulir Penjaringan Dikembalikan

MURATARA, Silmed.id – Sabtu (5/10/2019) H. Alfirmansyah mengembalikan formulir penjaringan kandidat Pilkada Muratara 2020-2025 yang diselenggarakan oleh Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Golkar Kabupaten Musirawas Utara (Muratara).

Bersama tim pemenangannya, pria yang akrab disapa Apek Karim ini tampak makin serius untuk melangkah menuju kontestasi BG 1 Muratara.

Apek Karim dan rombongan, diterima anggota tim penjaringan kandidat partai Golkar yakni diantaranya Tarmizi, Indra Jaya dan Nazar serta pengurus DPC Golar Muratara lainnya.

Dan seperti biasa, sebagai ciri khas Apek Karim kembali melontarkan bait-bait pantun yang tentunya sebagai bentuk eksistensi dan harapan, serta memperlihatkan kepercayaan dirinya untuk maju bersama partai yang dituju. Berikut pantunnya

‘Naik Dokar keliling Gili Trawangan
Dokarku menarik Gerobak Kayu
Melalui Golkar saya mengharap Dukungan
Untuk wujudkan Harapan Baru Muratara MAJU’

‘Pak Hasbi memegang Pena
Tentu menulis pesan yang berguna
Salam Hangat dari saya
Saya Mohon Dukungannya’

Setelah penyampaian pengembalian berkas formulir penjaringan, Tarimizi kemudian menjelaskan kepada media bahwa saat ini Tim penjaringan partai Golkar sudah memberikan 10 formulir. Dan hingga saat ini belum ada yang mengembalikan formulir.

Dan lagi-lagi, ternyata Apek Karim adalah kandidat pertama yang mengembalikan formulir setelah dibukanya pengambilan formulir penjaringan kandidat pilkada 2020-2025 dari partai Golkar Muratara.

“Ada 10 kandidat yang mengambil formulir. Yang paling pertama mengembalikan formuloir adalah Pak Alfirmansyah. Kemudian dari ke 10 yang mengambil formulir, ada 6 calon bupati dan 4 calon wakil bupati dimana dua diantaranya adalah kader sendiri yakni Sekretaris DPC yaitu Hasran Akwa dan Yuliana selaku Bendahara Partai,” jelas Tarmizi.

Partai Golkar yang memperoleh dua kursi di parlemen Muratara itu, masih menunggu pengembalian formulir hingga tanggal 25 Oktober 2019 nanti.

Setelah tahapan pengembalian formulir Tim penjaringan akan mengundang ketua DPC serta Ketua Kecamatan dan Ketua Desa untuk melakukan Pleno dalam menentukan siapa kandidit yang akan diusulkan ke Pengurus Provinsi dan Dewan Pimpinan Pusat Partai Golkar.

“Penentuan siapa kandidat yang akan diusulkan ke pengurus Provinsi dan Pusa, tentunya dengan melihat visi misi yang sudah disampaikan dalam dokumen pengembalian fomulir. Tidak ada kriteria khusus di Partai Golkar, namun semuanya akan terungkap dan terlihat pada gelaran pleno yang akan diadakan Tim penjaringan, yang dihadiri pengurus cabang, Ketua kecamatan dan Ketua Desa, salah satunya agendanya membahas akan melihat track record dan kelayakan dari masing-masing calon,” jelas Tarmizi.

Sementara Alfirmansyah sendiri mengemukakan keinginannya agar partai Golkar mengusung dirinya menjadi calon Bupati, karena partai Golkar salah satu partai yang telah mengakar di Muratara.

“Maka dengan keyakinan itulah saya berharap Partai Golkar dapat memberikan amanahnya untuk meneruskan amanah perjuangan kepada akar rumputnya kepada saya. Partai Golkar sangat bisa menarik simpati rakyat, untuk itulah saya sangat berharap. Karena suara rakyat, adalah suara Golkar,” jelas Alfirmansyah.

Ia menambahkan, pergerakannya dalam menuju kontestasi Pilkada 2020 semakin mantap. Hal ini dibuktikan dengan telah dikembalikannya formulir penjaringan kandidat pada empat partai lainnya diantaranya PDI-P, PBB, PAN dan Partai Golkar.

Jargon Harapan Baru, Muratara Maju merupakan semangat juang agar apa yang selama ini diperjuangkan para pendahulu dapat terwujud dengan adanya ‘Harapan Baru’ bagi masyarakat Muratara untuk menjadi ‘MAJU (Mandiri Aman Jaya dan Unggul)’.

PENULIS: Dodi Chandra

Heboh, Beredar Foto Hoax Pelaku Pejambretan Ditangkap

Dipastikan Berpasangan dengan Andi Wijaya, Ini Penjelasan Apek Karim