in

Waspada Kebakaran Lahan Gambut

MUSIRAWAS, Silmed.id – Saat musim kemarau, masyarakat dihimbau untuk mewaspadai kebakaran lahan, terutama lahan gambut.

“Di Musi Rawas ada 8.333 hektar lahan gambut, yang tersebar di 12 desa dan tujuh kecamatan” kata Paisol, Kepala pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Musi Rawas kepada wartawan, kemarin.

Dikatakannya, lahan gambut berada di Kecamatan Megang Sakti yakni di Desa Campursari 2.862 hektar, Mekarsari 1.793 hektar, Tegal Sari 991 hektar, Pagarayu 840 hektar, Mulyosari 377 hektar, Muara Megang 51 hektar, Marga Puspita 27 hektar.

Selanjutnya empat Desa di Kecamatan Muara Lakitan yakni Desa Prabumulih 1 seluas 300 hektar, kelurahan Muara Lakitan 265, Prabumulih II 165 hektar dan semeteh satu hektar serta Desa Lubuk Tua Kecamatan Muara Kelingi 561.

Menurutnya, untuk penyebaran lahan gambut ini sebagian besar berada di Megang Sakti dan terakhir terjadi kebakaran pada tahun 2015 lalu. Namun, hingga saat ini belum ada kejadian kebakaran di lahan gambut karena kesiapsiagaan dari semua unsur baik BPBD, KPH dan Desa.

“Desa yang rawan terjadi Karhutla (Kebakara Hutan dan Lahan) untuk ikut serta mencegah, terutama membentuk regu peduli api,” ujar Faisol.

Hingga saat ini, sambung dia, belum ada terjadinya Karhutla. Namun, untuk titik panas (Hotspot) terdeteksi enam bulan terakhir ada 38 dengan confidien dibawah 80 persen. Sehingga, bila lebih dari itu maka terindikasi ada kebakaran lahan dari masyarakat yang membuka kebun.

PENULIS: Dedi Ariyanto
EDITOR: Dodi Chandra

Punya 2.000 Ton Stok Beras, Bulog Optimis Aman Sampai Lebaran Haji

Pembangunan Tower GSM Molor