ACARA - Acara Forum informasi dan komunikasi fublik yang digelar di Hotel smart, Kamis (3/10). Foto Jofan Silmed.
in

Wartawan Tidak Boleh Dihalangi, Namun Punya Aturan Main

LUBUKLINGGAU, Silmed.id – Dalam menjalankan tugas, seorang wartawan akan dilindungi undang-undang (UU) Pers. Namun harus ada batasan-batas sesuai dengan kode etik yang berlaku.

Hal ini yang disampaikan Wakil Ketua Dewan Pers, Hendri Choirudin Bangon pada saat acara forum informasi dan komunikasi publik pemerintah yang digelar, Kamis (3/10) di Hotel Smart.

“Wartawan menjalankan tugasnya dilindungi oleh UU, mengapa seorang polisi boleh menembak walaupun pelakunya meninggal, karena polisi menjalankan perintah UU. Wartawan juga seperti itu dilindungi UU. Namun setiap pers harus bisa berpegang dengan kode etik jurnalistik dan berbadan hukum,” jelas dia.

Selain itu, wartawan juga jangan sampai mengembangkan berita yang berbau hoaks. Serta memegang tiga kunci didalam pemberitaan.

“Jangan sampai mengembangkan pendapat umum tapi hoaks. Makanya tiga kata kunci dipegang dalam membuat berita. Harus tepat, akurat dan benar sesuai kondisi,” terang dia.

Sementara itu, dalam laporan panitia yang diwakilkan Kepala Dinas Kominfo Lubuklinggau, Erwin Armeidi mengatakan, bahwa pesatnya perkembangan dunia pers terkadang sulit dibendung. Makanya harus lebih hati-hati dalam menjadi seorang wartawan.

“Hampir semua media saat ini sudah beralih ke media digital atau online. Pengguna internet 171 juta orang, artinya tidak sedikit. Semua orang bisa menjadi jurnalis dan menyebar di media sosial. Internet itu bagaikan dua mata sisi yang berbeda,” ucap dia.

Walikota Lubuklinggau, H SN Prana Putra Sohe yang hadir dalam kata sambutannya juga menjelaskan, bahwa diadakannya acara tersebut sebagai bentuk pembekalan kepada seorang jurnalistik guna menjadi yang profesional.

“Dengan acara ini untuk menjalin silaturahmi sesama jurnalistik. Apapun itu yang jelas, wartawan ada aturannya. Dalam mencari berita tidak boleh untuk dihalang-halangi. Namun itu jika benar media yang jelas. Kalau tidak, maka tidak bisa. Makanya dalam acara ini kita berikan pembekalan, kita berharap sama-sama memberikan yang terbaik untuk kota dan negara kita,” tutur dia.

Turut hadir juga dalam acara tersebut, Ketua PWI Sumsel, Firdaus Komar, beserta kepengurusan PWI Sumsel, Dewan Kehormatan Daerah PWI, Solihin dan jurnalis tirto.id Ivan Aulia Ahsan.

PENULIS : Jofan Saputra
EDITOR   : Dedi Ariyanto

Pengembangan Karir, Waka Polres Dimutasi

Waka Polres Energik Dimutasi