Selamatan.
in

Warga Terdampak Cikencreng Adakan Pengajian Selamatan

LUBUKLINGGAU, Silmed.id – Dalam memperjuangkan yang menurut masyarakat adalah hak mereka terkait lahan Eks. PT. Cikencreng warga di delapan kelurahan membutuhkan tenaga ekstra karena perjuangan mereka tidak hanya satu hari. Untuk itu warga menggelar pengajian untuk keselamatan dan kelancaran perjuangan mereka, Rabu (31/07/2019) sekira Pukul 19.00 WIB.

Warga yang hadir merupakan warga yang terdampak eks. Lahan PT. Cikencreng baik tempat mereka berkebun ataupun tempat tinggal mereka. Pengajian dilakukan di kediaman Fajarudin, Jalan Lingkar Utara, Kelurahan Petanang Ulu, Kecamatan Lubuklinggau Utara I.

“Setelah pengajian sekaligus kami adakan ngobrol santai terkait langkah selanjutnya yang akan kami ambil ke depan, karena langkah-langkah harus diperhitunngkan agar justru nantinya tidak merugikan masyarakat,” ungkap Alek Chandra (30) salah satu warga terdampak.

Dirinya menerangkan perjuangan selain dengan usaha harus juga disertai dengan do’a agar dapat dikabulkan hajatnya oleh sang maha kuasa.

“Meski sudah berusaha namun jangan lupakan do’a karena kekuatan do’a mampu menggetarkan alam semesta. Kitapun berdo’a kepada yang maha kuasa untuk melembutkan hati pemimpin kami agar kebijakannya pro rakyat serta memperjuangkan hak warganya,” sambung Alek.

Di tempat yang sama, Fajarudin selaku tuan rumah, pengajian tersebut dibuat guna mengukuhkan persatuan dan tekad untuk tetap berjuang menempuh jalan yang benar demi meraih merdeka di kampung sendir.

“Inikan menyambung silaturahmi, kita jangan terlalu fokus berjuang melalui fisik, sekali-kali kita lakukan juga dengan doa bersama. Ini juga akan meningkatkan persatuan dan pwrsaudaraan sehingga akan bisa saling menguatkan dan tetap semangat berjuang demi menyelematkan hak rakyat,” ugkap Fajar.

Kegiatan dilanjutkan dengan diskusi kecil terkait langkah yang akan diambil selanjutnya, acara dihadiri sekitar 30 orang, salah satunya adalah Fran Sembiring selaku koordinator ASHAR.

“Perjuangan ini masih panjang, masih banyak yang harus kita lakukan dan persiapkan. Do’a adalah jalan pintas untuk meraih kemenangan,” ungkap pria berambut gondrong itu.

PENULIS : Bayu Pratama Sembiring
EDITOR : Aulia Azan Siddiq

Wako Hadiri Peletakan Batu Pertama Masjid Al-Ikhlas Kelurahan Cereme Taba

Dalam Hitungan Jam, Dinsos Serahkan Bantuan Untuk Korban Kebakaran