Tim dari Dinas Lingkungan Hidup dan Pertanahan (DLHP) memberikan penyuluhan kepada peternak ayam, Rabu (7/8/2019). Foto : Hengki Silmed
in

Warga Resah Dengan Keberadaan Kandang Ayam

MURATARA, Silmed.id – Keberadaan kandang ayam di Kampung III Desa Lubuk Kemang, Kecamatan Rawas Ulu, Kabupaten Muratara sangat meresahkan warga sekitar. Mereka mengeluhkan bau busuk yang sangat menyengat dari peternakan tersebut, yang mengakibatkan banyaknya lalat di Masjid Mujahirin dan rumah penduduk setempat.

“Bau busuk dari kandang ayam sangat menganggu sekali. Terutama ketika melaksanakan sholat, dengan bau busuk tersebut membuat kami tidak khusuk,” kata Naim warga setempat, Rabu (7/8/2019).

Kepada Silampari Media Naim mengatakan bahwa mereka bukannya usil dengan adanya usaha tersebut, akan tetapi sebaiknya kandang dibersihkan sehingga tidak menimbulkan bau yang kurang sedap yang mengganggu warga saat beribadah.

“Seyogyanya kandang dibersihkan, sehingga tidak menganggu jamaah masjid yang ingin melaksanakan ibadah sholat,”ujarnya.

Dijelaskannya, jarak kandang dengan Masjid sangat berdekatan dan lebih kurang satu meter.

“Letak kandang ayam dengan Masjid sangat dekat, lebih kurang satu meter,” ungkapnya.

Dengan adanya keluhan dan laporan dari masyarakat tersebut, Plt Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Pertanahan (DLHP), Suharto Pati menindaklanjutnya dengan menurunkan tim yang dipimpin oleh Kabid PPLH, Indra Yani.

“Keberadaan kandang ayam tidak jauh dari Masjid, sehingga sangat menganggu warga yang sedang beribadah,”ujarnya.

Dikatakannya untuk sementara pihaknya belum memberikan sanksi dan hanya mengingatkan pemilik kandang untuk membersihkan kandang supaya tidak mengeluarkan aroma yang kurang sedap.

“Kami memberikan penyuluhan kepada pemilik atau peternak ayam agar menjaga kebersihan lingkungan kandang ayam supaya tidak menimbulkan polusi udara. Karena dapat mengganggu lingkungan sekitar terutama yang sedang melaksanakan ibadah,” tutupnya.

PENULIS: Hengki Pransis
EDITOR: Aulia Azan Siddiq

Distribusi Air Bersih Untuk 5.536 Pelanggan Akan Lumpuh Total

Musim Kemarau, Sungai Rupit Tampak Seperti Pantai