KOSONG - Terlihat penampungan air milik Ramima warga Kelurahan Majapahit kosong. Ini disebabkan karena air PDAM sering padam. Foto : Jofan Saputra
in

Warga Mengeluh Air PDAM 3 Hari Tidak Mengalir, Ini Penyebabnya

LUBUKLINGGAU, Silmed.id – Warga Kelurahan Majapahit, Kecamatan Lubuklinggau Timur I mengeluhkan air dari PDAM (Perusahaan Daerah Air Minum) Tirta Bukit Sulap yang sering tidak mengalir ke rumah mereka.

Menurut pengakuan salah seorang warga, Ramima (60) mengatakan bahwa padamnya air PDAM sudah terhitung 3 hari. Sehingga dirinya sulit untuk melakukan aktivitas sehari-hari.

“Kemarin-kemarin jugo sering. Tapi caknyo 3 hari inilah yang mati nian total. Kalau katek air cak ini, cak mano kami nak nyuci baju, masak, mandi,” keluhnya kepada Silampari Media, Rabu (9/10/2019).

Hal senada juga yang dirasakan Fitri (32), dirinya mempertanyakan kenapa aliran PDAM bisa mati total, sedangkan akhir-akhir sudah sering turun hujan.

“Kok biso PDAM mati terus cak ini. Padahal sekarang hujan lah sering. Harusnyo air PDAM banyak. Apo nian sih masalahnyo,” ungkapnya.

Fitri pun berharap, PDAM bisa segera mengaliri air. Karena sebagian warga yang tidak memiliki sumur sangat kesulitan.

“Kalau cak kami, air sumur dak katek. Cuma ngandalkan air PDAM inilah. Kalau mati terus cak ini cakmanolah yo, pasti rugi kami sudah bayar. Dak mungkin selamonyo kami mandi, nyuci di sungai,” katanya dengan nada kesal.

Menanggapi permasalahan warga tersebut, Direktur PDAM Tirta Musi Bukit Sulap Kota Lubuklinggau, Ratna Mahmud melalui Kabag Teknik, Hadi Purwanto membenarkan jika terjadi pemadaman dibeberapa wilayah. Dirinya menjelaskan bahwa pemadaman tersebut dikarenakan hal teknis.

“Memang ada (padam), seperti wilayah Majapahit, Cereme dan Karya Bakti. Beberapa permasalahan yang kami hadapi itu seperti, kemarau. Walaupun ada turun hujan akan tetapi intensitasnya belum berkelanjutan. Kami masih menggunakan sistem gilir. Selain itu juga ada permasalah pada pompa air,” jelas dia.

Permasalahan pompa tersebut, menurutnya semua pihak sudah memikirkan bagaimana bisa teratasi, sehingga pihaknya bisa melayani masyarakat dengan baik. Termasuk adanya bantuan dari Pemerintah Kota Lubuklinggau.

“Kadang pompa kami rusak, baru sempat air ada tapi terjadi kerusakan lagi. Nah, Alhamdulillahnya, Pemkot sudah bantu pompa dari selama ini 1 sekarang 2. Jadi nanti, kalau ada kerusakan 1, bisa gunakan 1 yang cadangan. Selain itu juga, kalau kemarin kita kerja sedikit ekstrim karena pompa diatas sungai, sekarang dibangunkan rumah permanen,” jelasnya.

Ia kembali menjelaskan, dengan adanya permasalahan tersebut. Kemungkinan besar aliran air bisa normal pada bulan depan.

“Normal lagi insya allah dibulan depan sudah kami siapkan (solusi). Tapi atas keluhan ini, besok kami akan usahakan mengaliri ke wilayah tersebut. Karena kami juga tidak ingin masyarakat kecewa,” tuturnya.

Untuk itu, dirinya juga berharap warga juga bisa lebih sabar dan memaklumkan permasalahan yang ada.

“Dengan kondisi kemarau seperti ini, kalau sudah dapat air tolong berhemat. Kami PDAM juga minta maaf, memang kondisi kemarau belum bisa memberikan pelayanan yang terbaik. Kedepannya kami akan berusaha lebih baik lagi,” tutupnya.

PENULIS : Jofan Saputra
EDITOR : Aulia Azan Siddiq

Wow, Hingga Saat Ini Sudah 58 Orang Direhabilitasi BNN

Cuma Butuh Waktu Setengah Menit Untuk Mencuri Motor. Begini Caranya