in

Walikota Kembali Tegaskan Warga Jangan Mudah Terprovokasi

* Terkait Ganti Rugi Lahan Eks PT Cikencreng

LUBUKLINGGAU, Silmed.id – Wali Kota Lubuklinggau, H SN Prana Putra Sohe meminta kepada masyarakat khususnya yang memiliki lahan di eks PT Cikencreng agar tidak mudah terprovokasi oleh isu yang beredar bahwa Pemkot Lubuklinggau hanya mengganti rugi lahan satu kavling tanah.

“Insya Allah sebelum masa jabatan saya berakhir, masalah ini sudah tuntas,” tegas wali kota saat bertemu dengan warga Petanang yang melakukan aksi damai ke Pemkot Lubuklinggau, Senin (4/11).

Menurut Wako, tidak benar ganti rugi lahan hanya 10×20 meter atau se-kavling. Pada Oktober lalu, Pemkot Lubuklinggau telah menyerahkan blangko dan form kepada masyarakat agar diisi sesuai dengan kondisi lahan yang mereka kelola.

“Setelah pendataan selesai, maka dilanjutkan dengan pengecekan lahan secara langsung oleh tim. Setelah itu baru bisa diganti rugi, begitu prosedurnya,” ungkap Wako.

Sekda Kota Lubuklinggau, HA Rahman Sani menambahkan sejak Oktober lalu, Pemkot Lubuklinggau sudah fokus melakukan pendataan. Masyarakat diminta untuk mengisi form pendataan secara detil seperti batas lahan dan sebagainya.

“Jadi, semakin cepat data itu terkumpulkan maka segera kita melakukan pendataan,” kata Sekda.

Seperti diketahui warga Petanang melakukan aksi damai ke Pemkot Lubuklinggau. Diawali dengan orasi dari masyarakat yang menuntut ganti rugi PT Cikencreng.

Aksi damai kemudian dilanjutkan dengan pembacaan Yasin bersama di Balai Kota Lubuklinggau bersama Sekda, HA Rahman Sani, Kapolres, AKBP Dwi Hartono, Dandim 0406, Letkol (Inf) Aan Setiawan.

Masyarakat yang tergabung dalam Forum Linggau Bersatu ini meminta kejelasan tentang kabar ganti rugi lahan PT Cikencreng yang hanya satu kavling.

Salah seorang warga, Kadarusman mengaku khawatir atas penggusuran yang sudah dilakukan dan kabar yang beredar mengenai penggantian lahan yang hanya 10×20 untuk setiap keluarga.

Hal senada disampaikan Beni, masyarakat setempat mengaku tidak mau apabila ganti rugi lahan hanya se-kavling. Padahal diakuinya keluarga dia memiliki dua hektar lahan yang didalamnya sudah ada kebun. (ufa)

 

Walikota Cek Proyek Perbaikan Trotoar ‘Asri dan Rapi’ yang Akan Dibangun

Tuntut Kejelasan Lahan Eks Cikencreng, Emak-emak Gelar Yasinan