in

Wako Jadi Narsum Talk Show Tantangan di Era New Normal

LUBUKLINGGAU, Silmed.id – Wali Kota Lubuklinggau, H SN Prana Putra Sohe, mengisi acara talk show bertajuk tantangan di Era New Normal melalui vidcon menggunakan aplikasi Zoom di kediamannya Kelurahan Sukajadi Kecamatan Lubuklinggau Barat I, Kamis (11/6/2020).

Selain Wali Kota Lubuklinggau ada beberapa narasumber ternama yang juga turut mengisi acara tersebut diantaranya Staf Khusus Presiden, Diaz Hendroproyono, Bupati Musi Banyuasin, H Dodi Reza Alex Noerdin, Ketua Umum Kompass, Yusman Reza, Enterpreneur yang juga Ketua DPD Arebi Sumsel, Endang W. Wierono, dan Wakil Ketua Apersi DPD Sumsel, Agustiyan R. Putra dengan dimoderatori oleh Anggi DJ, Presenter TVRI.

Acara berlangsung sangat luar biasa dan menarik. Dalam talk show itu, Wako menjelaskan mengenai perkembangan Kota Lubuklinggau terkini dimana terdapat 84 kasus Covid-19. Kemudian Pemkot Lubuklinggau juga sudah tiga kalu melakukan rapid tes secara massal.

Mengenai sarana prasarana dan tenaga media lanjut Wako, Kota Lubuklinggau sudah siap dalam menghadapi Covid-19. “Kami sudah melakukan sosialisasi New Normal agar siap melawan Covid-19 seperti protokol kesehatan, bahkan kami sudah mensosialisasikan protokol kesehatan ini sampai ke sekolah-sekolah,” ujarnya.
Wako mengungkapkan sebenarnya protokol kesehatan sudah dijalankan sebelum adanya Covid-19 seperti selalu cuci tangan dan jaga kesehatan, akan tetapi mengenai pemakaian masker memang perlu disosialisasikan lagi agar masyarakat paham akan protokol kesehatan.

Untuk mengedukasi masyarakat, Pemkot Lubuklinggau sudah membuat tempat cuci tangan, membentuk relawan cuci tangan dan membuat kawasan wajib masker. Wako menerangkan intinya edukasi kesehatan perlu dilakukan lagi kepada masyarakat. Dengan adanya pandemi ini mempercepat edukasi kesehatan kepada masyarakat agar tertib kesehatan.

“Edukasi ini sangat perlu dilakukan, apalagi kalau mau menuju new normal. Hanya saja harus didukung oleh prasarana yang memadai sehingga sasarannya betul-betul sesuai dengan yang diharapkan,” paparnya.

Selain itu di Kota Lubuklinggau juga sudah dibuat pos untuk memutus mata rantai Covid-19 sebanyak lima titik. Bahkan disetiap posko ada petugasnya. Alhasil masyarakat semakin paham dan mengerti mengenai protokol kesehatan.

Sampai saat ini sambung Wako, Pemkot Lubuklinggau belum memperbolehkan warga mengadakan hajatan dan tabligh akbar, tetapi fasilitas umum seperti tempat ibadah, mall dan tempat makan sudah dibuka kembali namun tetap dengan protokol kesehatan. (rls)

Mang Juhai Kali Serayu Digerebek Polisi

Safari Jumat Kembali Dilaksanakan, Bupati: Ingat Terapkan Protokol Kesehatan