in

Virus Corona, Disdagrin Lubuklinggau Pantau Stok Sembako

LUBUKLINGGAU,Silmed.id – Ditengah mewabahnya Virus Corona saat ini, Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagrin) Kota Lubuklinggau, memantau stok sembako di tingkat distributor maupun pedagang. Hal ini sebagai antisipasi adanya kelangkaan sembako, atau kenaikan harga yang signifikan.

Dan sampai saat ini Kepala Disdagrin Kota Lubuklinggau, Surya Darma menegaskan pihaknya belum menemukan ada distributor atau oknum yang melakukan penimbunan.

Surya mengatakan, dilakukannya pemantauan sembako di tingkat distributor dan pedagang di Kota Lubuklinggau saat ini dikarenakan adanya kebijakan terkait pencegahan penyebaran Virus Corona dengan mengurangi aktivitas belajar, bekerja dan beribadah di luar rumah. Pemantauan diharapkan, tidak ada oknum yang memanfaatkan situasi ini.

“Jangan ada yang mencari kesempatan dalam kesempitan. Pemerintah diharap dapat mengendalikan dan menjamin ketersediaan bahan pokok, menjaga stabilitas harga dan distribusi barang kebutuhan pokok beserta barang penting seperti masker, hand sanitizer dan thermal detector. Makanya, ini yang kita pantaui dan awasi saat ini,” ungkap Surya Darma.

Semua pihak lanjutnya, dilarang menimbun atau menaikkan harga bahan pokok dan barang penting tersebut. Sesuai ketentuan Pasal 107 Undang-undang (UU) Nomor 7 Tahun 2014 tentang Perdagangan, disebutkan bahwa pelaku usaha yang menyimpan barang kebutuhan pokok atau barang penting dalam jumlah dan waktu tertentu, saat terjadi kelangkaan barang, gejolak harga dan hambatan lalu lintas perdagangan barang dipidana penjara paling lama 5 (lima) tahun atau pidana denda paling banyak Rp.50.000.000.000, (lima puluh miliar rupiah)”.

“Kita berharap tidak ada, karena sejauh ini imbauan sudah kita sampaikan. Dan akan tetap kita pantau, jika terbukti ya kita tindak sesuai aturan tersebut,” tegasnya.

Mantan Kepala Dispora ini juga memastikan, stok gula di Lubuklinggau sampai saat ini aman.

“Kemarin sempat diinformasikan stok kita habis, setelah kami cek ternyata stok aman. Bahkan saat ini ada 100 ton stok gula kita, untuk warga Kota Lubuklinggau dan sekitarnya,” tegas Surya.

Siti, salah seorang pedagang sembako di Pasar Inpres Kota Lubuklinggau kepada Silampari Media, pada Rabu (18/03/2020) mengatakan jika belum ada dampak seperti kelangkaan dan kenaikan harga ditengah maraknya virus corona saat ini, semua masih dalam pasokan yang aman.

” Terkait sedang mewabahnya virus corona di Indonesia saat ini belum ada dampak seperti kelangkaan dan kenaikan di bidang perdagangan, semua masih dalam keadaan harga yang normal, dan stok yang aman,”kata Siti.

Surya juga mengatakan jika tim pengawasan akan rutin melakukan pengawasan setiap satu minggu sekali, baik ke distributor maupun ke tingkat pedagang guna untuk memastikan stok dan harga sembako dipasaran tetap normal.

PENULIS : Putri Rianita
EDITOR   : Dedi Ariyanto

Pulang dari Malaysia, 38 Mahasiswa Dalam Pengawasan

Cegah Virus Corona, Jam Besuk Pasien Dibatasi