in

UMKM Ikuti Pendidikan Administrasi Keuangan

LUBUKLINGGAU, Silmed.id -Wali Kota Lubuklinggau, H SN Prana Putra Sohe, diwakili Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kota Lubuklinggau, Emra Endi Kusuma membuka program pelatihan 10.000 UMKM dalam Pendidikan Administrasi Keuangan dan Management Keuangan, Enterpreneuership, Akses Perbankan dan E Commerse, di Hotel Dewinda Lubukkinggau, Senin (11/11/2019).

Dalam arahannya Emra Endi Kusuma menyampaikan UMKM adalah suatu penunjang program Pemkot Lubuklinggau menuju Lubuklinggau Metropolis. Di Kota Lubuklinggau tercatat ada 5000-an UMKM. “Kami dari Dinas Koperasi dan UMKM mengajak seluruh pelaku usaha untuk menuju Kota Metopolis,” ujarnya.

Pada 2020 mendatang lanjutnya, pemerintah mempunyai program Ayo Ngelong ke Lubuklinggau” maka dari itu dari sekarang masyarakat Kota Lubuklinggau mengajak sebanyak-banyaknya orang untuk datang ke daerah ini.

Seperti pada acara Karnaval SCTV mereka yang datang akan mengedarkan uang. Dengan demikian, uang yang beredar di Kota Lubukkinggau akan banyak membantu pelaku usaha UMKM.

Dengan adanya program pelatihan dari Tokopedia ini diharapkan dapat membantu pelaku usaha UMKM di Kota Lubuklinggau. Sebagai pelaku usaha, tentu harus mempunyai surat izin agar usahanya aman dan nyaman.

Surat izin ini gratis, pelaku usaha cukup menyiapkan KTP, KK dan keterangan usahanya apa. Surat izin tersebut dapat diperpanjang dan langsung dikelurkan oleh camat setempat atau berkonsultasi ke Dinas Koperasi dan UMKM.

Dengan adanya surat izin, pelaku usaha bisa membuat sertifikat halal dan kesehatan dari Dinas Kesehatan sehingga nilai produk jualnya akan bertamabah.

Pada tahun 2020 nanti, pemerintah akan merancanakan program pelatihan bagi pelaku usaha untuk belajar bagaimana cara membuat kemasan produk agar lebih menarik perhatian konsumen.

Melalui pelatihan seperti ini, diharapkan ilmu dan keterampilan pelaku usaha semakian bertambah. Pelaku usaha harus belajar berjualan menggunakan media online seperti Tokopedia.

Pjs BRI Kanca Lubuklinggau, Robiyansah menyampaikan melalui program CSA telah diadakan pelatihan 10.000 UMK. Program ini dilakukan di 100 tempat. Selain itu Bank BRI juga memiliki beberapa program salah satunya renovasi rumah tidak layak huni. Semua ini dilakukan untuk mengurangi angka kemiskinan di masyarakat.

Ada tiga orang narasumber dalam pelatihan ini yakni dari Tokopedia, Tiffani Priciliya Teddy, STIBIE Iid Okilasuma dan Story Succes Fathur Rozi. Tiffani Pricilia Teddy dari tokopedia Jakarta menjelaskan cara mendaftar toko online di aplikasi tokopedia dan cara berjualan online kepada para peserta. (ufa)

Sebelas Kelurahan di Lubuklinggau Terima Website Desa

Bupati Lantik 40 Pejabat