KEBAKARAN : Api dengan cepat membesar karena kontruksi rumah yang terbuat dari kayu, pada peristiwa kebakaran yang terjadi, Kamis (1/8/2019). Foto : Hengki Silmed
in

Uang Tunai Rp40 Juta Menjadi Abu

Ditinggal Pergi, Rumah Siti Aya Berikut Isinya Habis Terbakar

MURATARA, Silmed.id – Nasib nahas dialami Siti Aya (80) warga Desa Lubuk Kemang, Kecamatan Rawas Ulu, Kabupaten Muratara. Pasalnya, rumah yang tempatinya sejak puluhan tahun silam berikut isinya ludes terbakar, Kamis (01/08/2019).

Menurut keterangan yang disampaikan oleh Sahrial (45) anak kandung korban Siti Aya, kebakaran diketahui terjadi sekitar pukul 11.30 WIB.

“Api cepat membesar, karena bangunan tersebut berkontruksi kayu. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam kebakaran ini,” kata Sahrial saat diwawancara wartawan Silampari Media.

Sedangkan Siti Aya sedang berkunjung ke rumah anaknya, untuk bertemu dengan cucunya, yang tidak jauh dari TKP (Tempat Kejadian Perkara).

Kerugian yang dialami Siti Aya diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah. Karena uang tunai miliknya sebesar Rp40 juta dan emas 4 suku ikut terbakar, ditambah lagi dengan perabotan yang ada di dalam rumah tidak bisa diselamatkan.

Tatkala api mengecil karena rumah tua yang dibangun sejak zaman penjajahan itu hanya meninggalkan puing-puing, barulah mobil pemadam kebarakaran datang. Yansah warga setempat menganggap kedatangan tersebut sudah terlambat, karena api sudah hampir padam.

“Selain terlambat saat sampai di lokasi, mobil Damkar juga mengalami kerusakan,” ungkapnya.

Diawal kejadian dirinya mendengar suara api yang membakar rumah Siti Aya itu, seperti api yang sedang membakar rumpun bambu.

Kepala Dusun 3 Desa Lubuk Kemang, Wilson Heri mengatakan, belum diketahui secara pasti penyebab kebakaran, karena rumah tidak dalam proses masak, tidak tersambung dengan listrik.

“Waktu kejadian kita di rumah, pas lihat api sudah membesar. Rumah dalam keadaan kosong karena pemilik rumah sedang pergi ke rumah anaknya,”katanya.

Ia menghimbau kepada warga agar cekatan dan berhati-hati sebelum meninggalkan rumah, apalagi di musim kemarau seperti ini.

“Pastikan dahulu kompor dalam keadaan mati dan mematikan lampu yang tidak dipakai,” pungkasnya.

PENULIS : Hengki Pransis
EDITOR : Aulia Azan Siddiq

Kecamatan ini Jadi Lokasi Sosialisasi yang Diadakan Badan Kesbangpol Mura

Musi Rawas Lepas Status Tertinggal