Air yang disediakan salah satu warga di Desa Sidomulyo untuk masyarakat yang mengalami krisis air bersih. Foto : Dedi Silmed
in

Trans Subur Masih Krisis Air Bersih

MUSIRAWAS, Silmed.id – Tiga minggu terakhir, wilayah Trans Subur Kecamatan Muara Lakitan masih dilanda krisis air bersih.

Pantauan di lapangan, warga masih kesulitan air bersih dikarenakan sumur kering, disebabkan hujan yang tak kunjung turun di wilayah yang berbatasan dengan Kabupaten Muratara ini.

Warga tampak mengunakan sepeda motor dengan membawa dua jeriken, selain itu tampak juga mobil berisi tedmon lalu-lalang membawa air.

“Ada warga yang baik hati, beliau menyediakan tedmon berisi air, dan kami dipersilahkan mengambil air bersih,” kata Edi, warga Trans Subur kepada Silampari Media.

Tedmon di dalam pagar, sedangkan keran air berada di luar pagar, warga antre untuk mengambil air di sana.

“Sudah lama di sini kesulitan air bersih bahkan ada yang sampai membeli, ada juga yang mengambil mengunakan sepeda motor,” ujarnya.

Hal senada dikatakan, Eko (45) bahwa mayoritas sumur di desanya sudah kering. Bahkan di Blok B Desa Sidomulyo hanya beberapa rumah lagi yang sumurnya berisi air.

” Mudah-mudahan segera turun hujan, agar sumur kami berisikan air,” harapnya.

Sementara itu Camat Muara Lakitan, Freewan Novio mengatakan, pihaknya sudah melakukan koordinasi dengan BLUDSPAM Musi Rawas terkait krisis air bersih di beberapa wilayah di Muara Lakitan.

“Selain Trans Subur, Desa Semeteh juga mengalami krisis air bersih karena PAM tidak berfungsi. Sampai saat ini, belum ada tanggapan dari pihak BLUDSPAM,” tukasnya.

PENULIS : Dedi Ariyanto
EDITOR : Aulia Azan Siddiq

Sumur Gas PT Medco di Panglero Meledak

Golkar Mura Ajukan Calon Unsur Pimpinan DPRD