ilustrasi
in

Tiga Warga Keracunan Gas PT Medco E&P Indonesia

MUSI RAWAS, Silmed.id – Dampak dari meledaknya sumur gas Panglero #1 milik PT Medco E&P Indonesia di Dusun VII Panglero Desa Semangus Lama, tiga orang warga setempat mengalami gejala aneh pada sistim pernafasan mereka.

Ketiganya terpaksa dilarikan ke Puskesmas Kelurahan Bumi, Kecamatan Muara Lakitan karena mengeluhkan pusing, mual dan sesak nafas.

Dikatakan Kades Semangus Lama, Jusani kepada Silampari Media, Senin (2/9/2019) bahwa gas yang bocor menyebar karena terbawa angin dan terhirup oleh warga.

“Upaya pertolongan dari tenaga medis Puskesmas sudah dilakukan dan ketiga warga sudah mendapatkan perawatan. Beruntung sesak nafas yang diderita tiga orang tersebut, tidak begitu parah sehingga pihak Puskesmas memperbolehkannya untuk pulang, dan hanya berobat jalan,” jelas Jusani.

Adapun ketiga orang warga yang mengalami keracunan tersebut diantaranya yakni, Seri (24), Sukur Genduk (25) dan Mirnawati (25).

Jusani menambahkan, terkait sumur gas yang berada di pemukiman warga tersebut, pihaknya sudah berkoordinasi dengan instansi terkait agar sumur gas itu dimatikan saja karena tidak difungsikan.

“Jangan sampai ledakan serupa terulang kembali. Makanya saya minta kepada Pemkab Musi Rawas mendesak PT Medco agar sumur gas tersebut dimatikan saja, karena cukup membahayakan,” sambung Jusani.

Sementara itu, Manager Institusional Relations Medco E&P Indonesia, Sutami dalam release-nya menyampaikan bahwa pihaknya telah menugaskan tenaga teknis untuk melakukan pengecekan serta penanganan.

“Pekerja yang kita tugaskan sudah berhasil menangani kebocoran pipa dengan melakukan penutupan keran valve sumur tersebut,” ungkap Sutami.

PENULIS : Dedi Ariyanto/Aulia Azan Siddiq

Golkar Mura Ajukan Calon Unsur Pimpinan DPRD

Begal Pelajar SMP, Warga Lubukngin Tewas Diamuk Massa