Agung calon BPD dari Dusun V saat berkoordinasi dengan pihak DPMD Mura, Rabu (9/10/2019). Foto Trisnak Silmed.
in

Tidak Mencukupi Kuota, Panitia pemilihan Diminta Buka Kembali Pendaftaran

MUSIRAWAS, Silmed. id – Lantaran belum memenuhi kuota, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Musi Rawas, meminta agar panitia pemilihan Badan permusyawaratan Desa (BPD) Desa Ciptodadi I Kecamatan Suka Karya membuka kembali pendaftaran calon BPD.

“Berdasarkan perbub no 85 tahun 2018, jumlah pendaftar minimal dua kali dari alokasi jumlah kuota, “kata Kepala Dinas DPMD, Ahmadi Zulkarnain saat didatangi calon BPD dari dusun tiga dan empat, Rabu (9/10/2019).

Maka dari itu, Sambung dia panitia wajib membuka kembali pendaftaran untuk memenui kuota. Sebab kalau kuotanya dua, maka calon wajib empat. Jika kurang dari itu, maka pemilihan tidak bisa dilakukan atau ditunda.

“Apa yang dilakukan panitia sebenarnya fatal, karena kuota belum cukup akan tetapi sudah menetapkan nomor urut calon,”cetusnya.

Menurut dia, hal itu semestinya tidak terjadi jika panitia jeli dan cermat membaca perbub nomor 85 tentang pemilihan BPD.

Ditempat yang sama, Agung calon BPD dari dusun empat menyayangkan atas kelalaian panitia sehingga menimbulkan keresahan bagi calon dusun tiga dan empat.

“Sebenarnya kami merasa dirugikan dengan permasalahan ini. Terlebih lagi jika diminta untuk mencarikan calon untuk memenuhi kuota sedangkan hari pelaksanaan tinggal menghitung hari, “kata Agung.

Akan tetapi, kata Agung sebagai warga yang baik ia dan bersama calon dari dusun tiga dan empat akan mengikuti apa yang sudah menjadi aturan.

“Hanya saja, saya kira orang yang akan mendaftar menjadi calon agak keberatan dengan waktu yang mepet. Tetapi kita lihat saja nanti bagimana kelanjutannya.Tapi saran saya pembukaan penerimaan ini perpanjangan , “ucapnya.

Ia berharap agar kejadian ini menjadi pelajaran semua pihak, khususnya panitia.
“Kita ambil hikmanya saja,”pungkasnya.

PENULIS : Sutrisnak
EDITOR   : Dedi Ariyanto

Demi Ketertiban, Pencairan PKH Dilakukan Bertahap

Wako Pastikan Soal Aset dan Cikencreng Sudah Diselesaikan