in

Terlibat 124 Kasus Rampok dan Pencurian, Dua Bandit Dipelor

LUBUKLINGGAU,Silmed.id – Terlibat 124 kasus pencurian dengan kekerasan (Curas) dan pencurian dengan pemberatan (Curat). Dua perampok sadis, yakni Pangki Suwito alias To (38) warga Jalan Batu Nisan RT 02 Kelurahan Taba Jemekeh Kecamatan Lubuklinggau Timur I, dan Romadoni alias Don (25) warga Jalan Poros RT 09 Kelurahan Muara Enim Kecamatan Lubuklinggau Barat I, dipelor petugas Sat Reskrim Polres Lubuklinggau.

“Dua tersangka adalah komplotan curas sadis, dari tahun 2004 hingga 2019, mareka terlibat 124 kasus curas dan curat. Dalam melakukan aksinya, mareka tidak segan-segan melukai korbannya, seperti terjadi penembakan di Lubuklinggau Selatan, saat komplotan ini ketahuan mencuri mobil,” Kapolres Lubuklinggau AKBP Mustopa kepada wartawan, Kamis (28/05/2020).

Dikatakan Kapolres, dalam melakukan aksinya, komplotan ini mengunakan modus operandi yakni melakukan survey terhadap rumah yang akan dijadikan target, setelah beraksi, tersangka akan makan dan buang air besar tanpa disiram dirumah korban. Sedangkan saat akan ditangkap, tersangka mengunakan anak dan istri sebagai tameng serta melakukan perlawanan.

Lanjut dia, dalam pengungkapan kasus ini, pihaknya mengamankan barang bukti (BB) berupa satu unit mobil Suzuki Carry Pick up warna hitam nopol BG-9959-H, satu unit handphone merk Nokia 0165 model, satu BPKB mobil Suzuki Futura nopol B-9494-NAA, satu BPKB sepeda motor Honda nopol BG-2435-QAA, satu kotak HP merk Vivo warna Starry Black dan satu unit sepeda motor Honda Beat warna Putih Biru nopol BG-2071-GG. BB tersebut telah disita dalam berkas perkara lain.

“Komplotan ini berjumlah sembilan orang, tiga masih dalam pengejaran,” paparnya.

Dua tersangka tertangkap saat melakukan aksi pencurian Selasa tanggal 07 Januari 2020 sekira pukul 03.00 WIB di Jalan Kenanga II Kelurahan Batu Urip, dengan cara memanjat tembok sebelah kiri rumah korban, lalu merusak pintu rumah sebelah kiri menggunakan linggis kemudian mengambil barang – barang milik korban berupa satu unit mobil Suzuki Futura, satu unit sepeda motor Honda Beat, satu unit Hp merk Vivo Y95 dua buah dompet berisi uang tunai, KTP dan STNK asli mobil Futura.

” Saat hendak dilakukan penangkapan kedua tersangka melakukan perlawanan dengan cara hendak menikam petugas dengan menggunakan pisau, guna melumpuhkan tersangka petugas melakukan tembakan tegas terukur kepada kedua tersangka,” ucapnya.

PENULIS : Dedi Ariyanto

10 Ton Beras dari Mabes Polri Disalurkan

Hari Ini, Masjid di Lubuklinggau Kembali Buka untuk Salat Jum’at