Pasukan pengibar bendera pusaka. Foto : ist
in

Terkait Penggantian Rok Paskibra Menjadi Celana, Dispora Akui Belum Terima Edaran

LUBUKLINGGAU, Silmed.id – Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) akan mengganti penggunaan rok dengan celana panjang bagi anggota putri Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Nasional 2019. Alasannya, rok dianggap menyulitkan gerakan mereka.

“Kebijakan baru ini adalah bagian mekanisme penyeragaman. Selama ini, anggota putri Paskibraka pakai rok, lalu ditarik dengan kaos kaki. Tapi tahun ini kita gunakan celana panjang,” kata Deputi Pengembangan Pemuda Kementerian Pemuda dan Olahraga, Asrorun Ni’am Sholeh, di Jakarta, Sabtu (27/07/2019).

Lalu apakah kebijakan tersebut berlaku vertikal hingga ke tingkat Kabupaten/Kota? Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Lubuklinggau, Herdawan, melalui Kepala Bidang Kepemudaan, Ferdi Ostian menanggapi perihal tersebut. Menurut pihaknya belum ada surat resmi yang diturunkan oleh pihak Kemenpora ke Kabupaten/Kota terkait aturan baru tersebut.

“Kalau untuk tingkat Nasional iya itu sudah diputuskan, tetapi untuk tingkat Provinsi apalagi Kota/Kabupaten belum ada surat edaran dari pusat jika ditingkat daerah harus ada penggantian juga dari rok menjadi celana. Apabila tidak ada edaran maka masih menjadi otonomi daerah untuk menetukan menggunakan apa Paskibra nanti,” ujar Tian kepada Silampari Media, Rabu (31/07/2019).

Namun pihaknya beberapa waktu yang lalu memang telah menggelar rapat terkait penggunaan jilbab bagi Paskibra putri.

“Untuk keseragaman dan keserasian kemarin memang sudah ada pembahasan untuk seragam menggunakan jilbab bagi Paskibra Putri. Namun memang sebatas penggunaan jilbab bukan masalah rok dan celana. Insha Allah 17 Agustus nanti masyarakat Kota Lubuklinggau akan dimanjakan dengan pasukan yang elegan dan kompak,” sambung Tian.

Saat ini pihak Dispora Kota Lubuklinggau telah menyeleksi putra-putri terbaik Lubuklinggau untuk mengibarkan bendera pusaka di tingkat Kota Lubuklinggau. Ada 76 orang dengan tiga grup. Delapan orang di barisan pasukan delapan, 17 orang di barisan pasukan 17, 45 orang di barisan pasukan 45, serta 6 orang cadangan.

PENULIS : Bayu Pratama Sembiring
EDITOR : Aulia Azan Siddiq

Lurah Harus Peka Terhadap Potensi PAD di Wilayahnya

Pemkab Muratara MoU Dengan Kajari Lubuklinggau