in

Terbukti Pungli, Pegawai Disdukcapil Langsung Dipecat

MURATARA, Silmed.id — Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), Aan Andrian menjamin tak ada lagi pungutan liar (pungli) dikantornya.

Aan menegaskan, dari awal ia masuk ke Disdukcapil Muratara dirinya sudah berkomitmen dengan para pegawai dan staf bahwa tidak ada lagi yang namanya pungli disini.

“Yang mau mengurus data kependudukan, saya jamin tidak ada pungli dan kalaupun ada sudah menjadi komitmen kami, jika ini ada bukti dan bisa dibuktikan maka akan langsung dipecat,” katanya.

Jika selama ini ada istilahnya titip menitip sama pegawai atau staff Disdukcapil untuk membuat KTP, KK, Akte dan sebagainya. Menyebabkan pengurusan masyarakat yang lainnya jadi tertunda atau dikesampingkan maka hal ini tidak akan terulang lagi.

Nah, untuk meminimalisir terjadinya hal seperti itu, lanjut Aan Andrian maka sistemnya harus diciptakan satu pintu, dengan begitu dibuatkan nomor antrian dan surat keluar masuk bisa tercatat.

“Kita berharap kedepan bisa meminimalisir terjadinya pungli, dan ini upaya kita secara bertahap pertama manusianya sudah kita benari dan sistemnya kita perbaiki,” ujarnya.

Untuk itu, bagi masyarakat yang mengurus KTP, KK dan Akte kelahiran harus melalui nomor antrian, kalau tidak mengambil nomor maka tidak diberikan pelayanan apapun.

“Kalau untuk mengurus data orang sakit yang mau berobat kita ada pengecualian, mereka harus menemui kita supaya mendapat surat keterangan pengecualian dan akan diprioritaskan,” ujarnya.

Sementara, Bupati Muratara, HM Syarif Hidayat mengungkapkan, bahwa permasalahan pungli ini harus dituntaskan dan dirinya tidak mau mendengar adanya keluhan masyarakat mengenai pungli.

Apalagi yang menciptakan pungli itu bisa dengan berbagai alasan, supaya urusannya berhasil seperti katanya keluargalah, ada orang dalamlah dan segala macam sehingga mereka bantu.

“Biasanya setelah selesai KTP, KK, ataupun Akte yang diurus tadi dia mau ngambilnya, tapi mereka bilang nanti saja ngasihnya di warung depan aja. Nah hal seperti itu tidak lagi, sekarang kami sudah mulai eleminir kerjaan seperti itu,” tegasnya.

PENULIS : Farlin Addian
EDITOR   : Dedi Ariyanto

Aneka Masakan Rumahan Berkualitas, Hanya di Dapoer Omahan

Jembatan Rusak, Jadi Sorotan DPRD