Dari kiri: Sekretaris NPC Lubuklinggau Rahmi, Ketua NPC Lubuklinggau Agus Tri Mulyanto, Kadispora Herdawan, Sekretaris Mohd. Zum dan PPTK Yeni. Foto : Bayu Silmed
in

Terbentur Pendanaan, NPC Kota Lubuklinggau Audiensi Bersama Dispora

LUBUKLINGGAU, Silmed.id – National Paralympic Committe (NPC) Kota Lubuklinggau menggelar pertemuan bersama Dinas Pemuda dan Olahraga dalam rangka konsolidasi terkait persiapan pengiriman atlit pada multievent olahraga bergengsi Pekan Olahraga Paralimpik Provinsi (Perpaprov) Sumatera Selatan di Kota Prabumulih Desember mendatang.

Pertemuan tersebut membahas hal-hal krusial terkait keberangkatan atlit bukan saja pada Perpaprov Desember nanti namun juga pada Kejuaraan Daerah (Kejurda) pada tanggal 01-03 Agustus 2019 yang juga masih merupakan tahapan Perpaprov Sumatera Selatan tahun 2019.
Ketua NPC Kota Lubuklinggau Agus Tri Mulyanto menerangkan jika saat ini ada beberapa hal penting yang harus didiskusikan.

“Karena saat ini kami benar-benar mengharapkan kucuran dana dari pemerintah untuk menunjang kegiatan-kegiatan lainnya yang juga merupakan rangkaian Perpaprov mendatang. Kemarin kami sudah diberikan dana 250 juta dari Pemkot Lubuklinggau, namun dana itu bukan dana hibah melainkan dana yang melekat di Dispora, dalam ajuan awal memang belum ada hal-hal seperti Kejurda dan lain-lain namun dalam perjalanan ternyata banyak perubahan dan kebutuhan yang berbeda dari rencana awal, sehingga kami datang ke Dispora untuk bertanya terkait pergeseran item belanja uang tersebut,” jelas Agus kepada Silampari Media, Selasa (16/07/2019).

Selain itu pihaknya juga sangat berharap agar Perpaprov ini berlangsung sukses agar pemerintah semakin mempercayai NPC untuk membawa harum nama Kota Lubuklinggau.

“Harapan kami semua tidak ada kendala, atlit bisa maksimal dan fokus dengan prestasi. Namun saat ini memang masih dua cabang pikiran terkait permasalahan dana dan fokus latihan atlit,” sambung Agus.

Menanggapi permintaan yang diajukan, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Herdawan berjanji akan membawa aspirasi NPC ke APBD Perubahan.

“Kalau untuk pergeseran kami mohon maaf saat ini belum bisa, belum bisa untuk memenuhi pembiayaan di Kejurda 1-3 Agustus nanti karena terbentur regulasi. Soalnya saat ini dana tersebut sudah ada terminalnya masing-masing dan Kejurda tidak ada kemarin kami ajukan, sehingga harus kita ubah dulu, dan ini nanti apa yang menjadi permintaan NPC akan kami ajukan di APBD Perubahan, dan kemungkinan baru bisa dicairkan bulan September nanti, gak bisa Bulan Agustus,” jelas Herdawan didampingi Sekretarisnya Mohammad Zum dan PPTK Yeni.

Meski mengaku kecewa, namun Agus yang didampingi oleh sekretarisnya Rahmi, tetap optimis.

“Iya ternyata kami harus mengeluarkan biaya sendiri lagi untuk Kejurda nanti, tapi tidak apa-apa dengan diajukannya dana itu di APBD Perubahan mudah-mudahan akan bisa membantu dan memaksimalkan peran NPC Kota Lubuklinggau nantinya,” terang Agus.

NPC Kota Lubuklinggau sendiri merupakan wadah utama bagi para atlit disabilitas berprestasi dalam menyalurkan bakatnya dibidang olahraga. NPC Kota Lubuklinggau dibentuk dan dilantik pada 23 November tahun lalu dengan saat ini memiliki 25 Atlit dari enam cabang olahraga serta empat pelatih lokal Lubuklinggau dan dua pelatih yang dikirim oleh NPC Provinsi Sumatera Selatan. Agendanya NPC Kota Lubuklinggau sebelum mengikuti ajang bergengsi Perpaprov pada Desember mendatang, akan melakoni laga pemanasan di Kejurda pada tanggal 01-03 Agustus mendatang.

PENULIS : Bayu Pratama Sembiring

EDITOR : Aulia Azan Siddiq

Menanti Rilis Program 100 Persen Sekolah Gratis

Dikawal Aparat, BLUDSPAM Mura Putuskan Sambungan Pelanggan Air Bersih