Harga telur ayam negeri di Pasar Megang Sakti, Kabupaten Musi Rawas tembus harga Rp40 ribu. Foto : Alex Silmed
in

Telur ayam tembus Rp 40 Ribu Perkarpet

MUSI RAWAS,Silmed.id – Harga telur ayam di Pasar tradisional Megang Sakti, Kabupaten Musi Rawas terus mengalami kenaikan. Dalam sepekan terakhir, kenaikan telur ayam cukup signifikan dari sebelum Rp32 ribu menjadi Rp40 ribu.
Menurut seorang pedagang telur di Pasar Megang sakti, Iswan (45) jika harga telur ayam sebelum memasuki Lebaran Haji perkarpet masih dikisaran Rp 32 ribu, kini harga jual telur mencapai Rp 40 ribu per karpet.
Memasuki lebaran Idul adha 1440 Hijriah diperkirakan harga telur akan makin menanjak.
“Harganya telur ayam ini melonjak, karena mengikuti lonjakan harga Kebutuhan pokok. Saat ini, harga telur Rp39 ribu ada juga dijual Rp40 ribu per karpet,” katanya kepada wartawan Silampari Media, Kamis (25/7/2019).
Naiknya harga telur, disampaikan Iswan, karena tingginya permintaan masyarakat pada bulan Ramadhan. Selain itu, telur ayam juga dipasok dari luar daerah sehingga membutuhkan biaya transportasi.
“Pedagang banyak mendapatkan telur dari daerah Lampung dan Palembang. Karena di sana sudah naik, kami terpaksa juga menaikkan harga. Selain itu, memang pembelian telur ayam memang meningkat sekarang ini,” ujarnya.
Ditambahkan dia, harga telur ayam di pasaran diprediksi akan terus melonjak naik hingga lebaran. Karena lebaran merupakan puncak tingginya permintaan masyarakat.

“Apalagi, lebaran nanti, biasanya banyak masyarakat beli telur, untuk dijadikan bahan pembuatan kue, sehingga harganya diprediksi akan kembali naik,” terangnya.

Sementara itu, salah seorang pedagang telur lainnya, Sun, juga menuturkan hal yang sama jika harga telur ayam di bulan Ramadhan mencapai Rp40 ribu per karpet.
“Naik sekarang harga telur ayam, biasanya sebelum puasa harga dibawah Rp 32 ribu per karpetnya. Memang dulu pernah juga harganya melambung, tetapi kembali turun.dan kini kembali naik lagi,” ucap.
Dijelaskan dia, karena harganya tembus mencapai Rp 40 ribu. Maka harga jual satuannya juga di naikkan dari biasanya.” Sekarang kalau jual satuan harganya Rp 1500. Sedangkan sebelum kenaikan, harganya hanya dijual Rp 1250,” jelasnya.
Dikatakan dia, meskipun harganya naik, tidak mengurangi perrmintaan pembeli.
“Harganya tinggi sekarang, malahan pembeli meningkat,” katanya seraya mengatakan jika warga banyak untuk membuat kue,” pungkasnya.
PENULIS : Alexander
EDITOR : Aulia Azan Siddiq

Siswi Sekolah ini Juara Satu Matematika se Kabupaten Musi Rawas

Sampah Masih Menjadi Masalah di Kelurahan Bandung Ujung