BERJUANG. Salah seoarng petugas BLUD-SPAM Musi Rawas tengah berjuang menurunkan pipa intake agar pompa dapat memproduksi air bersih. foto: BLUD_SPAM for SIlmed
in

Tak Kunjung Hujan, BLUDSPAM Turunkan Pompa Lebih Dalam

MUSI RAWAS, Silmed.id  – Lebih kurang sebulan lebih, wilayah Kabupaten Musi Rawas dan sekitarnya tak diguyuri hujan, akibatnya persediaan air menjadi minim. Hal ini tentu berdampak bagi pelayanan Badan Layanan Umum Daerah Sistem Penyediaan Air Minum (BLUD-SPAM). Pihak BLUD-SPAM  terpaksa menurunkan Pompa lebih dalam lagi ke sungai.

“Musim kemarau ini, kami mendalamkan lagi pompa yang ada agar dapat memproduksi air bersih.  Namun kendalanya, ada beberapa pompa yang tidak terendam karena debit air sungai yang sangat surut. Seperti tahun kemarin terjadi di Karya Sakti yang berada di Simpang Datun,” ungkap Agus Hilman  Plt Kepala BLUD-SPAM Musi Rawas kepada Silampari Media, Senin (19/8/2019).

 

Salah seorang petugas melakukan perbaikan pipa pompa intake

Menurut Agus, secara umum, penyediaan air bersih kepada pelanggan tidak terkendala. Dalam artian masih terlayani dengan baik. Hanya memang ada beberapa kendala teknis saja yang tentunya dapat diselesaikan oleh teknisi-teknisi yang ada.

“Saat ini, hanya satu lokasi PAM yang tidak beroperasi, hal itu bukan dikarenakan kekurangan air, tapi ada kerusakan. PAM yang rusak itu berada di wilayah Trans Subur,” jelas Agus.

Ia menambahkan bahwa  untuk saat ini sumber air masih mencukupi.  ia menerangkan Sumber air BLUD-SPAM diantaranya adalah Sungai Musi, Sungai Kelingi, Sungai Lakitan, Sungai Keruh, Sungai Tikip dan Danau Aur. Air Sungai Musi diperuntukkan PAM Muara Lakitan, Muara Kelingi.

Kemudian produksi air Sungai Kelingi untuk PAM Simpang Semambang. Sungai  Tikip untuk PAM Megang Sakti, Tugumulyo. Sungai Beliti untuk PAM di Muara Beliti dan Tiang Pumpung Kepungut (TPK) . Sungai Lakitan untuk PAM di Selangit, Terawas dan Trans Subur sedangkan Sungai Keruh untuk wilayah Kelurahan Bangun Jaya.

“Yang pastinya, kalau dua minggu tidak hujan, kami akan menurun pompa. Sekarang satu pompa yang diturunkan di Simpang Semambang,” pungkasnya.

PENULIS: Dedi Ariyanto
EDITOR: Dodi Chandra

Joko dan Alvi Tewas, Setelah Motornya Menabrak Truck

Perkara Perceraian Didominasi Hadirnya Pihak Ketiga