in

Tahun Depan Penegakkan Perda, Merokok Didenda Rp 50 Juta

LUBUKLINGGAU, Silmed.id – Mengantisipasi beberapa penyakit yang diakibatkan rokok, Dinas Kesehatan (Dinkes) Lubuklinggau, terus memperluas kawasan tanpa rokok.

Kepala Dinkes Lubuklinggau, Cikwi Faris melalui Kasi Pencegahan Pengendalian Penyakit Tidak Menular dan Kesehatan Jiwa, Wahyu Romaina menjelaskan, jika hal tersebut bertujuan untuk meminimalkan dampak dari asap rokok.

“Selain itu juga, untuk mengingatkan kepada masyarakat untuk tidak merokok di sembarangan tempat,” jelasnya, Rabu (16/10/2019).

Salah satu faktor penyebabnya yakni penyakit Ispa adalah menurutnya karena asap rokok. Maka dari itu Pemerintah Kota Lubuklinggau melalui Peraturan Daerah No 1 Tahun 2017 Kota Lubuklinggau, ingin menegakkan Kawasan tanpa rokok secara menyeluruh.

“Jadi ada beberapa tempat yang menjadi kawasan tanpa rokok, seperti tempat mengajar sekolah, tempat pelayanan kesehatan, tempat umun misalnya pasar, sarana olahraga, hotel. Selain itu tempat kerja, tempat ibadah dan sarana bermain anak,” ungkapnya.

Adapun tahun ini menurutnya, penerapan Perda baru dilakukan secara soalisasi, advokasi dan skrining.

“Kalau tahun kami akan lakukan penegakkan perda. Artinya akan tindak tegas bersama Sat Pol-PP,” terangnya.

Untuk diketahui, bahwa Peraturan Daerah No 1 Tahun 2017 Kota Lubuklinggau tentang kawasan tanpa rokok menjelaskan, Barang siapa yang merokok, menjual, mengiklankan dan mempromosikan di Kawasan Tanpa Rokok dipidana kurungan penjara selama enam bulan atau denda sebanyak Rp 50 juta.

PENULIS : Jofan Saputra
EDITOR   : Dedi Ariyanto

Jembatan Rusak, Jadi Sorotan DPRD

Sambut Sumpah Pemuda, BMI Warnai Dengan Lomba Pidato Bung Karno