in

Tahun 2002, Mura Hanya Memiliki Ibu Tapi Belum ada Kotanya

Kedepan Wajah Ibukota Kabupaten Dapat Menjadi Kebanggan Masyarakat

MUSIRAWAS, Silmed.id – Pemerintah Kabupaten Musi Rawas (Mura) berbagi informasi sekaligus diskusi dengan insan pers atas capaian realisasi pembangunan Ibu Kota Kabupaten.

Kegiatan yang dipusatkan di taman Beregam Muara Beliti, Jum’at (15/11/2019) menghadirkan Bupati Musirawas, H Hendra Gunawan dan Kepala DPU-CKTRP (Dinas Pekerjaan Umum Cipta Karya Tata Ruang dan Pengairan), H. Ristanto Wahyudi sebagai narasumber.

H. Ristanto Wahyudi memaparkan sejumlah realisasi pembangunan infrastruktur, salah satunya sesuai tema pertemuan “Wajah Ibukota Kabupaten Musi Rawas”.

Sesuai tupoksi (tugas pokok dan fungsi) DPU-CKTRP sebagai dinas teknis yang menaungi beberapa kegiatan pembangunan, baik itu sanitasi, penataan lingkungan, pengairan atau irigasi. Kemudian sejumlah kegiatan lainnya baik itu pengelolaan air bersih, kebersihan, kelistrikan maupun pertamanan dan tata ruang.

Adapun dikesempatan ini, Pemerintah dalam hal ini diwakili DPU-CKTRP ingin berbagi informasi sekaligus diskusi atas capaian realisasi pembangunan dari pada wajah ibu kota Kabupaten Musirawas.

“Riwayat singkat langkah penataan wajah ibu kota semuanya dimulai sejak pemekaran kabupaten, tepatnya pada tahun 2002, di mana Musi Rawas saat itu hanya ada Ibu, tetapi belum ada kotanya,” terangnya.

Kemudian, sejak tahun 2004 mulai dibangunnya pusat perkantoran di Kecamatan Muara Beliti. Dilanjutkan tahun 2006 terbangun alun-alun dengan kondisi jujur ala kadarnya.

“Barulah di era kepemimpinan H2G-Hj.Suwarti di tahun 2017 sampai dengan sekarang telah terbangun taman Beregam, yang mana semuanya di konsep sebagai kawasan taman ibu kota Kabupaten lengkap sebagai areal tempat berkumpulnya warga masyarakat, tanpa memandang umur. Baik itu anak-anak sampai dengan orang dewasa,”jelasnya.

Dia menambahkan, secara bertahap saat ini Pemerintah Kabupaten Musirawas telah melengkapi fasilitas mulai dari taman bermain anak-anak, sejumlah fasilitas olahraga, aula pentas seni.

“Konsep ini juga menjadi percontohan kawasan berkumpul bagi kabupaten/kota se-Sumatera Selatan, yang didukung langsung Ketua TP PKK Susmel, Hj Febrita Lustia Herman Deru,” ujarnya.

Bagaimana wajah ibukota Kabupaten Musi Rawas kedepannya juga diuraikan Ristanto. Dimana ibukota Musi Rawas akan di pusatkan di Kecamatan Muara Beliti. Dan titik pusat kotanya adalah Taman Beregam.

Berbagai upaya melalui program kerja dan pembangunan, telah dilaksanakan dinasnya dalam menata kota dan mempercantik wilayah ini. Sehingga kedepannya wajah ibukota Kabupaten Musi Rawas akan semakin jelas dan dapat dibanggakan masyarakat.

“Di tahun 2020 kita akan meresmikan pembangunan Bendungan Irigasi yang menjadi karya bersama untuk Musi Rawas, yang mana Bendungan tersebut dibangun melalui dana APBD. Untuk itu kami berharap adanya sinergitas bersama pers Musi Rawas, sehingga program kerja yang telah dikerjakan dinas, dapat diinformasikan kepada seluruh lapisan masyarakat,” ujar Tanto.

Sementara itu Bupati Musirawas, H. Hendra Gunawan menyampaikan pentingnya kebersamaan di dalam membangun daerah, dimana setiap institusi, lembaga maupun organisasi yang ada dapat mengambil peran dan ikut berkontribusi dalam memajukan daerah.

“Musirawas ini baru saja menanggalkan statusnya sebagai kabupaten tertinggal, untuk itu kedepan mari bersama kita membangun daerah ini sehingga tujuan utama menjadikan daerah ini maju dan masyarakatnya sejahtera dapat tercapai,” ungkapnya.

Bupati berkeinginan agar kedepannya sinergiritas antara Pemkab Mura dan insan Pers tetap terjalin dengan baik. Karena kehadiran media dirasakan sangat membantu Pemerintah.

“Kehadiran media di Kabupaten Musirawas sangat membantu Pemerintah dalam penyebar luasan informasi hingga ke masyarakat. Untuk itu Pemerintah akan terus membangun kebersamaan dengan insan Pers,” ucap Bupati.

Bupati berharap, peran serta pers dapat lebih ditingkatkan terutama dalam menciptakan kebersamaan sehingga informasi yang disampaikan dapat melecut semangat kebersamaan ditengah-tengah masyarakat.

“Mari kita bina hubungan ini dengan lebih baik, bersama kita membahanakan Musirawas hingga ke persada nusantara,” ucap Bupati.

Selanjutnya ia juga memperlihatkan dua jari jempolnya, sebagai tanda apresiasinya terhadap pers di Musi Rawas.

PENULIS : Sutrisanak
EDITOR : Aulia Azan Siddiq

Melawan dan Berupaya Melarikan Diri, Muhammad Hatta Akhirnya Dihadiahi Timah Panas

Nunggak Sebesar Rp 4 M Selama 4 Bulan, RSSA Menanti Kepastian Dari BPJS