in

Syarif : Pelaksanaan Upacara Hari ini Sangat Tidak Siap

Bupati Perintahkan Sekda Panggil Dinas Terkait

MURATARA, Silmed.id – Pelaksanaan upacara peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-91 di halaman kantor Pemerintah Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), Senin (28/10/2019) terlihat berbeda dibandingkan dengan kegiatan besar yang pernah diadakan sebelumnya.

Pasalnya Bupati Musirawas Utara HM Syarif Hidayat yang bertindak sebagai Inspektur Upacara terlihat sangat kesal, karena menurutnya persiapan dalam pelaksanaan upacara peringatan hari besar nasional tersebut tidak dilakukan dengan baik oleh dinas terkait.

Syarif Hidayat sampai mengomentari teks pidato tertulis dari Menteri Pemuda dan Olahraga yang dibacakannya luntur sehingga tidak dapat terbaca dengan jelas.

“Kelihatannya sangat tidak siap upacara hari ini. Pidato ini amanat menteri yang harus saya bacakan, apa ini,” kata Syarif dengan nada kesal.

Tidak hanya berhenti sampai disitu, ia meminta Sekretaris Daerah agar memanggil dinas terkait sebagai penanggungjawab kegiatan tersebut. Karena menurut Syarif Hidayat upacara Hari Sumpah Pemuda ini seharusnya dipersiapkan dengan baik.

“Harusnya ini bisa diantisipasi, saya minta Sekda panggil dinas yang bertanggung jawab,” tegasnya.

Pantauan Silampari Media di lapangan sebelum upacara dimulai, hujan telah mengguyur wilayah Kabupaten Muratara. Tak lama kemudian, hujan berhenti sehingga upacara Hari Sumpah Pemuda bisa dilaksanakan.

Namun di tengah pelaksanaan upacara, tiba-tiba hujan kembali turun, akan tetapi upacara tetap berlanjut hingga selesai meski pakaian Bupati dan peserta yang hadir basah kuyup.

Adapun peserta upacara terdiri dari kalangan PNS dan tenaga honorer, organisasi Pemuda Pancasila, GANN Muratara, serta siswa sekolah menengah atas (SMA).

Meskipun kata-kata dalam teks pidato tersebut nyaris tidak bisa dibaca lagi, namun Syarif Hidayat berupaya membacanya.

Dalam keadaan basah Syarif masih sempat berpesan kepada masyarakat khususnya pemuda di Kabupaten Muratara.

Menurutnya, Sumpah Pemuda merupakan agenda rutin dilakukan setiap tahun dengan mengadakan upacara di setiap daerah guna mengingat kembali jasa pemuda yang ikut berperan merebut kemerdekaan Republik Indonesia.

“Nah, pagi ini kita tetap melaksanakan upacara meski diguyur hujan,” kata Syarif Hidayat.

Dilanjutkannya, semangat Hari Sumpah Pemuda tidak boleh luntur oleh guyuran hujan. Upacara ini adalah momen yang sangat penting dalam peringatan sumpah pemuda, khususnya di Muratara.

“Nah, untuk itu saya berpesan kepada pemuda di Muratara supaya terus menjaga persatuan dan terus berbuat untuk memajukan daerah, karena pemuda adalah generasi penerus bangsa,” tutup Syarif kedinginan.

PENULIS : Farlin Addian
EDITOR : Aulia Azan Siddiq

Peringati Sumpah Pemuda, SMA N 03 Lubuklinggau Gelar Lomba Memasak Nasi Goreng

Peringatan HUT SMAN Bingin Teluk, Dimeriahkan Serangkaian Perlombaan