in

Sungai Musi Meluap, Dua Kecamatan Terkena Banjir

MUSIRAWAS,Silmed.id – Sungai musi meluap, akibat desa yang berada di Wilayah Daerah Aliran Sungai (DAS) Musi, mulai terendam banjir, setidaknya ada dua kecamatan sudah mengalami bencana banjir.

Sekdes Pulau Panggung Saipul mengatakan, ada 46 rumah warga di Desa Pulau Panggung, Kecamatan Muara Kelingi, sudah terendam air.

“Air Sungai Musi yang mulai meluap terjadi sekitar pukul 23.00 WIB, Kamis (2/1/2020), hingga memasuki rumah warga di Desa Pulau Panggung. Warga melakukan antisipasi dengan cara memindahkan barang berharga ketempat tetangga dan keluarga yang lokasi rumahnya di dataran agak tinggi,”kata Saipul kepada Silampari Media, Jumat (3/01/2019).

Terpisah, Sekdes Semangus Baru Kecamatan Muara Lakitan Edi Rumadi mengatakan, di desanya air mulai masuk pemungkiman, namun belum merendam pemungkiman. Tapi air terus naik hingga sore ini.

“Saya sudah himbaukan kepada warga yang ada disisi sungai musi, untuk waspada bencana banjir,” jelasnya.

Ditambah Edi, sedangkan Desa Semangus Lama, air luapan sungai musi sudah masuk pemungkiman warga, tepatnya di Dusun 1.

“Informasi dari warga, hanya satu rumah yang terendam, namun air terus naik,”ungkapnya.

Sementara itu, anggota DPRD Mura dari Partai PKS, Al Imron menghimbau kepada dinas terkait untuk meninjau langsung. Sebab, kondisi debit air terus meningkat sehingga melumpuhkan aktivitas bahkan perekonomian masyarakat.

“Sudah dua hari sejumlah rumah warga terendam banjir, jelas perekonomian masyarakat lumpuh total.”ujarnya.

Imron meminta jika ada bantuan untuk segera diturunkan karena masyarakat tidak ada pemasukan perekonomian bahkan terancam sakit.

“Tidak hanya itu saja, bahkan ada salah satu bagian dapur rumah warga yang terbawak arus.” katanya.

Selain itu, ia juga meminta kepada masyarakat untuk terus bersabar dan mengurangi aktivitas dalam air supaya tidak mudah terserang penyakit.

“Anak dan cucung, terus diawasi, terutama aktivitas di air, takutnya terjadi hal yang tidak diinginkan seperti akibat air deras membuat kabel listrik terputus.” tutupnya.

PENULIS : Dedi Ariyanto

Jelang Masuk Sekolah, Toko Peralatan Sekolah Mulai Diserbu

HMI dan Komunitas Linggau Santuni Panti Asuhan