in

SPBU Rupit Dahulukan Jeriken Ketimbang Kendaraan

Puluhan Sopir Truck ‘Ngadu’ ke Pemkab Muratara

MURATARA, Silmed.id – Belasan mobil dump truck milik masyarakat dalam wilayah Kecamatan Rupit, Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) tiba-tiba memasuki pelataran kantor Bupati Muratara, Rabu (3/7/2019).

Para sopir dump truck menyampaikan aspirasi kepada Pemerintah Kabupaten Muratara, terkait kekesalan mereka terhadap ulah SPBU Rupit yang lebih mendahulukan pengisian jeriken dibandingkan kendaraan yang sedang mengantri.

Kedatangan belasan warga yang membawa mobil dump truck tersebut disambut oleh Wakil Bupati Muratara, H Devi Suhartoni setelah lebih kurang selama satu jam menggelar aksi demonstrasi secara damai.

Menurut perwakilan sopir dump truck, Rais (50) menyampaikan, kedatangan dirinya bersama sejumlah sopir dump truck lainnya meminta Pemkab Muratara agar menegur pihak SPBU Rupit yang nakal tersebut.

Akibat dari ulah petugas SPBU yang lebih mementingkan pengisian jeriken membuat para sopir dump truck geram karena mereka sering tidak kebagian bahan bakar minyak lantaran SPBU selalu kehabisan stok BBM.

“Apalagi minyak solar, masuknya sering pada malam hari, sepertinya sudah direncanakan agar petugas SPBU lebih leluasa mengisi jeriken. Sehingga ketika kami hendak beli minyak besoknya tidak kebagian lagi, sudah habis,” katanya.

Menurut sopir dump truck lainnya, Zepin menceritakan dirinya pernah mengantre untuk membeli BBM jenis solar di SPBU Rupit dari pukul 20.00 WIB hingga pukul 02.00 WIB dini hari, namun ketika giliran kendaraannya sudah habis.

“Sakit sekali memang, pas giliran kita habis. Padahal antreannya tidak terlalu panjang. Karena yang ramai itu orang-orang isi jeriken. Nah petugas SPBU ini lebih mementingkan jeriken, kesal sekali kita dibuatnya,” ujar dia.

SAMBUT SOPIR. Wakil Bupati Muratara, H Devi Suhartoni (tengah, baju merah, berkacamata hitam) menyambut kedatangan belasan sopir dump truck yang datang ke kantor Bupati untuk menyampaikan aspirasi terkait permasalahan pengisian BBM di SPBU Rupit, Rabu (3/7/2019). Foto: Rahmat_SilMed

Sementara itu, Wakil Bupati Muratara, H Devi Suhartoni mengatakan apa yang menjadi aspirasi para sopir dump truck tersebut telah ia sampaikan kepada Bupati Muratara untuk diteruskan laporannya kepada pihak Pertamina.

“Masalah ini sudah saya laporkan kepada Pak Bupati, kepada pihak kepolisian juga Polres Musi Rawas, agar cepat ditindaklanjuti apa yang menjadi aspirasi para sopir dump truck ini,” katanya.

Tidak hanya itu, Wabup juga mengajak belasan sopir tersebut mendatangi SPBU Rupit untuk menyampaikan aspirasi mereka secara langsung kepada pihak SPBU.

Wabup meminta petugas SPBU agar mengutamakan pengisian kendaraan warga, dibandingkan pengisian jeriken.

“Antrean mobil dan pengisian jeriken itu jangan disamakan barisannya, dan utamakan kendaraan dulu,” pintanya.

 

PENULIS : Rahmat Aizullah
EDITOR : Dodi Chandra

 

Pembangunan Tower GSM Molor

Kedapatan Bawa Shabu, Agus Antu-Ayo Divonis Enam Tahun Penjara