in

Soal Stiker Miskin Rumah KPM, Linggau ‘Miskin’ Anggaran

Faudzi: Itu Kewenangan Pak Wali

LUBUKLINGGAU, Silmed.id – Beberapa waktu yang lalu Kabupaten Musi Rawas telah memberikan stiker semprot dan stiker tempel ke rumah-rumah para Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Program Keluarga Harapan (PKH). Kegiatan dilakukan langsung oleh para Koordinator Kecamatan dan perwakilan dari Dinas Sosial setempat. Namun sayang program tersebut belum dilaksanakan oleh daerah serumpunnya, Kota Lubuklinggau.

Yudha Gunta Dera, Koordinator PKH Kota Lubuklinggau mengungkapkan hal itu sebenarnya sudah sangat ingin untuk melaksanakan program tersebut. Namun tidak bisa berbuat banyak lantaran dana untuk melakukan program tersebut belum ada alias ‘miskin’ anggaran.

Yudha Gunta Dera, Koordinator PKH Kota Lubuklinggau

“Pada dasarnya kami sangat ingin, apalagi ini adalah hal yang bagus untuk menandai rumah mana saja yang terdampak program dan menjadi bukti langsung KPM itu miskin atau tidak. Namun kami belum bisa melakukan itu karena anggaran dana dari Dinsos sendiri belum dianggarkan untuk itu,” ungkapnya kepada Silampari Media, Kamis (18/07/2019).

Namun dirinya optimis bahwa program tersebut akan terealisasi dalam waktu dekat ini.

“Namun Insyaallah tidak sampai akhir tahun sudah ada realisasinya. Dinsos juga sedang mengupayakan agar program ini dapat secepatnya terealisasi,” sambungnya.

Sementara Dinas Sosial Kota Lubuklinggau, melalui Kepala Bidang Perlindungan Jaminan Sosial Dinsos Lubuklinggau, Faudzi, menerangkan jika sampai saat inipun pihaknya belum bisa memastikan kapan program tersebut akan berjalan.

“Sampai saat ini belum ada kabar ke kami terkait permasalahan itu. Karena jelas ini masalahnya dana, 7005 KPM bukan jumlah yang sedikit sehingga ada pembahasan intensif untuk program pemasangan stiker cat semprot itu. Dan (anggaran) itu kewenangan pak Wali dan pak Dinsos. Kami cuma menjalankan perintah saja,” ungkapnya singkat.

PENULIS : Bayu Pratama Sembiring 
EDITOR: Dodi Chandra

Bertanya Soal Gaji, Honorer Dilaporkan Kepala Dinas

Petani di Nibung Nyambi Edarkan Sabu