ilustrasi
in

Bukan Bubar, SMP Jarak Jauh Diajukan Jadi Sekolah Mandiri

MUSI RAWAS, Silmed.id – Sekolah Menengah Pertama (SMP), jarak jauh di wilayah Kecamatan BTS Ulu, diajukan untuk menjadi sekolah mandiri.

“SMP jarak jauh bukan kami bubarkan, namun kami ajukan ke pemerintah pusat untuk menjadi sekolahan mandiri, disini ada dua SMP jarak jauh, yakni di Desa Lubuk Pauh dan Sembatu Jaya,” jelas Kepala Sekolah SMP Cecar, Anhar, kepada Silampari Media.

Menurut dia, sedangkan sekolah mandiri yang kini ada di BTS Ulu yakni di Desa Mulyoharjo dan Pelawe.

“Kendala mengapa sekolah jarak jauh kita ajukan agar menjadi sekolah mandiri, yakni masalah gaji tenaga honorer, sebab tenaga pengajar sekolah jarak jauh adalah tenaga honorer. Sesuai dengan ketentuan yang ada, dana BOS dapat membayar gaji tenaga honorer yang pendidikan strata satu, sedangkan tenaga guru honorer yang mengajar di SMP jarak jauh mayoritas tamatan SMA,” paparnya, Minggu (14/7/2019).

Sementara itu, Kades Lubuk Pauh Afendi mengatakan, dirinya berharap SMP jarak jauh didesanya jangan dibubarkan, karena kasian pada siswa yang orang tuanya tidak mampu.

“Solusinya sudah ada dengan membuka sekolah mandiri, mudah-mudahan di desa kami tetap ada SMP,”pungkasnya.

PENULIS : Dedi Arianto

EDITOR : Aulia Azan Siddiq

Herman Deru : Masjid Al Huda Bisa Menjadi Keteladanan Masjid Lain

Warga YKB Pilih BPD Secara Langsung