Tersangka Curanmor, saat diamankan di Mapolsek Lubuklinggau Barat. Foto Jofan.
in

Sempat Lakukan Perlawanan, Bandit Curanmor Dipelor

LUBUKLINGGAU, Silmed.id – Tiga dari empat pelaku pencurian kendaraan bermotor (Curanmor), berhasil diringkus oleh Kepolisian Sektor Lubuklinggau Barat, Selasa (8/10) sekitar pukul 13.00 WIB. Sedangkan dua pelaku merupakan curanmor antar provinsi.

Penangkapan pertama, dilakukan atas nama Wahyu Candra (19) warga Lubuk Tanjung, Kecamatan Lubuklinggau Barat I pada saat sedang bekerja.

Dari hasil keterangan Wahyu, diketahui saat beraksi dirinya tidak sendirian, melainkan ada tersangka lain yang bernama Januardi alias Buyung (44) warga Kelurahan Keputeraan Kecamatan Lubuklinggau Barat II.

Menurut keterangan Wahyu, tersangka Buyung sedang berada didaerah Kabupaten Rejang Lebong. Akhirnya polisi mencari tersangka di lokasi tersebut.

Namun sampai dilokasi, tersangka tidak berada ditempat. Dari informasi yang diperoleh polisi dari masyarakat, bahwa tersangka sedang berada dalam perjalanan dari Provinsi Bengkulu menuju Kota Lubuklinggau.

Saat melintas di Desa Samberejo Kabupaten Rejang Lebong, ternyata Buyung tidak sendirian, pelaku sedang berboncengan dengan Supriyanto alias To yang ternyata seorang residivis curanmor antar provinsi. Bahkan sedang membawa kendaraan bermotor mrek Beat warna merah hasil curian dari wilayah Provinsi Bengkulu.

Saat penangkapan kedua pelaku sempat melakukan perlawanan dan berusaha melarikan diri. Polisi yang awalnya sudah melakukan peringatan namun tidak diindahkan para pelaku, hingga akhirnya polisi harus melepaskan timah panas yang mengenai pinggang pelaku To dan dua peluru di kaki sebelah kiri pelaku Buyung.

Kapolres Lubuklinggau, AKBP Dwi Hartono didampingi Kanit Reskrim Lubuklinggau Barat, Aiptu Faisal membenarkan hal tersebut, ia mengatakan bahwa para pelaku ditangkap berdasarkan laporan dari korban Muhammad Karyadi (19), seorang mahasiswa bertempat tinggal di Kelurahan Tanjung Aman, Lubuklinggau Barat I.

“Pada Sabtu, (5/10) korban sedang mandi di Sungai Kasiye Lorong Dayang Torek Kelurahan Kayu Ara. Setelah mandi korban sudah tidak melihat lagi motornya. Namun ada yang menginformasikan bahwa tersangka Wahyu salah satu pelaku,” jelasnya kepada Silampari Media, Rabu (9/10) sekitar pukul 13.00 WIB.

Ia melanjutkan setelah berhasil mencuri, kendaraan dengan mrek Mio warna Putih Nopol BG 6561 HN tersebut dijual di Rejang Lebong dengan harga Rp 1.200.000.

“Tersangka Wahyu mendapatkan Rp 200 ribu, Buyung dan ED (DPO) sama-sma Rp 500 Ribu,” terang dia.

Akibat perbuatan tersebut, pelaku diancam dengan pasal 363 dengan ancaman penjara selama 7 tahun.

PENULIS : Jofan Saputra
EDITOR   : Dedi Ariyanto

Konsep Kepemimpinan Muda Untuk Pilkada Serentak 7 Kabupaten di Sumsel

Perdana, Kelurahan Petanang Ilir Gelar Open Tournament Futsal