in

Sebelum Meninggal, Ely Heriana Punya Pesan Cinta Kepada Suami

Akun FB Dibanjiri Ucapan Bela Sungkawa

LUBUKLINGGAU, Silmed.id – Sebulan sebelum peristawa naas yang dialami Ely Heriana, Kamis (3/10) pukul 17.00 ternyata guru SMP ini sudah menitipkan pesan cinta kepada sang suami.

Entah apakah ini sebuah pertanda atau tidak, tapi dari akun instagram miliknya kita bisa merasakan rasa cinta yang sangat mendalam dari Ely kepada suami, Ahmad Romzah.

Melalui akun instagram miliknya, ely_elrasalza sangat bersyukur telah menempuh bahtera rumah tangga yang telah berjalan selama 22 tahun. Dirinya pun berharap anak-anaknya bisa menjadi anak yang berguna bagi bangsa dan negara.

20/07/1997 – 20/07/2019, Alhamdulillah 22 tahun kebersamaan semoga tetap bisa menerima kekeurangan dan kelebihan masing-masing, seiring sejalan selamanya untuk menjadikan anak-anak kita, menjadi anak yang bermanfaat bagi keluarga, agama dan bangsa. Amin yra,” status yang ia posting pada 20 Juli 2019.

Dari beberapa postingan yang Silampari Media lihat di akun facebok dan instagram, Ely termasuk orang yang sangat aktif di media sosial. Baik itu foto kemesraan bersama suami dan anak-anaknya, ataupun kegiatan sosial yang dilakukan diinstansi atau sekolah tempat beliau mengajar.

Di media sosial miliknya juga saat ini sudah dibanjiri ucapan bela sungkawa dari kerabat, keluarga maupun muridnya. Seperti yang disampaikan akun facebook milik Tiara Valentinaa, ia mengatakan sangat kehilangan sosok orang yang sangat berjasa dalam hidup.

“Selamat jalan nek, semoga khusnul khotimah. Jasa nenek dak bakal dilupo sampai kapanpun. Tanpa didikan nenek selamo Tiara sekolah dulu, mungkin Tiara dak biso sampai sekarang ini. Tiara sangat kehilangan sosok nenek yang galak marah-marahmarah-marah, yang galak ngasih nasehat, yang selalu support Tiara. Selamat jalan nenekku, Insya Allah surga menntimu. Amin yra,” ungkap Tiara.

Sementara itu, mengenai proses hukum dari kematian Ely Heriana belum menemukan titik terang. Seperti yang disampaikan Kapolres Lubuklinggau, AKBP Dwi Hartono mengatakan bahwa kesimpulan pertama dari hasil penyelidikan pihaknya terkait kematian Eli adalah korban tabrak lari, bukan korban penjambretan seperti pemberitaan yang beredar.

“Saya ingin meluruskan bahwa itu kemungkinan bukan jambret melainkan tabrak lari. Kalau dilihat di TKP, saksi tidak ada yang mengatakan melihat korban dijambret,” jelasnya.

Dijelaskannya lebih dalam, dari hasil penyelidikan berdasarkan saksi yang berada dekat TKP juga tidak ada yang melihat aksi tarik menarik antara pelaku dengan korban.

“Ada saksi yang dekat TKP hanya mendengar suara teriakan dari dalam rumah. Kemudian melihat motor vixion sedang berboncengan. Nah sedangkan orang yang duduk dibelakangnya itu noleh kebelakang, hanya itu. Barang-barang korban juga tidak ada yang hilang saat kejadian,” lanjut dia.

Hingga saat ini, banyak masyarakat yang menunggu perkembangan kasus ini. Beberapa warga berharap kasus ini cepat terungkap.

“Harus cepat diungkap pelakunyo kareno ado korban jiwa. Kalau sampai lambat atau sampai tidak terungkap itu akan lebih meresahkan masyarakat, dan masyarakat akan mempunyai penafsiran masing-masing,” ungkap akun facebok Putra Mulia saat mengomentari pemberitaan ini.

PENULIS: Jofan Saputra
EDITOR: Dodi Chandra

22 Penderita Bibir Sumbing Operasi Gratis di RS Ar Bunda

Selama Dua Hari, SCTV Karnaval ‘On Air’ di Lubuklinggau, Ini Artis yang Bakal Hadir