BB. Dari tangan tersangka, Satres Narkoba Polres Lubuklinggau berhasil mengamankan barang bukti narkoba jenis sabu seberat satu ons: Foto: IST
in ,

Satres Narkoba Polres Linggau Amankan Satu Ons Sabu

LUBUKLINGGAU, Silmed.id – Satuan Reserse Narkoba Polres Lubukllinggau berhasil menggagalkan pengiriman sabu yang dibawa Erizal alias Eri (35) dari Kota Pekanbaru Provinsi Riau, Kamis (18/7/2019) sekitar pukul 23.00 WIB.

Warga Jalan Sail Gang Sepakat RT 01 RW 01 Kelurahan Rejosari, Kecamatan Tenayang Baru itu ditangkap di Jalan Jendral Ahmad Yani Kelurahan Kenanga, Kecamatam Lubuklinggau Utara II.

Kapolres Lubuklinggau AKBP Dwi Hartono melalui Wakapolres, Kompol Zulkarnain didampingi KBO Narkoba Ipda Samuel membenarkan adanya penangkapan tersebut.

“Dari tangan tersangka berhasil diamankan BB (Barang Bukti) tas berwarna biru dongker yang di dalamnya berisi kristal putih diduga sabu sekitar satu ons. Tersangka ditangkap tanpa melakukan perlawanan,” kata Kompol Zulkarnain.

Perihal penangkapan tersebut berawal adanya informasi yang menyampaikan akan ada pengiriman sabu dari Pekanbaru.

“Menindaklanjuti informasi tersebut, Tim Opsnal Sat Narkoba melakukan penyelidikan guna memastikan kebenarannya. Ternyata benar ada seseorang yang berada di TKP berikut BB sabu,” ungkapnya.

Setelah ditimbang, barulah diketahui berat bersih sabu adalah 82,66 gram.

TERSANGKA Erizal alias Eri (35) saat diamankan di Polres Lubuklinggau. Foto: Aulia_Silmed

Sementara itu berdasarkan keterangan tersangka yang belum memiliki pekerjaan ini, dirinya diminta seseorang untuk pergi bersama Dani ke Kota Lubuklinggau.

“Ketika berada di Kabupaten Muara Bungo baru saya ketahui bahwa tujuan kami ke Kota Lubuklinggau adalah mengantarkan sabu,” kata Eri.

Masih menurut Eri, setelah berkata demikian lalu Dani menyerahkan tas yang berisi sabu kepada dirinya. Ketika sampai di Lubuklinggau mereka berhenti di warung Pecal Lele untuk makan. Lalu Dani menelpon seseorang dan berjanji akan melakukan pertemuan di Simpang RCA.

“Dani yang selesai makan terlebih dahulu berkata bahwa dirinya akan mencari lokasi pertemuan, sedangkan saya diminta menunggu. Yang membuat saya curiga kenapa Dani pergi begitu lama,” ucapnya.

Dan ternyata kecurigaanya itu benar adanya ketika sebuah mobil datang ke TKP yang didalamnya adalah Tim Opsnal Sat Narkoba Polrea Lubuklinggau.

“Saya baru pertama kalinya ke sini (Lubuklinggau-red),” sambungnya.

Ketika ditanya wartawan Silampari Media apakah dirinya dijanjikan akan menerima uang sepulangnya dari Lubuklinggau.

“Tidak ada. Saya hanya diminta untuk menemani Dani,” tutupnya.

Sementara itu, Ipda Samuel mengatakan bahwa dari hasil pemeriksaan terhadap Erizal, kemudian disimpulkan bahwa saat ini perannya adalah sebagai kurir.

“Saat ini kami simpulkan sebagai kurir. Apabila dari hasil pengembangan tersangka ini ternyata tersangka mengenali siapa orang yang akan diberinya sabu itu, maka statusnya akan berubah menjadi Bandar,” tutupnya.

PENULIS : Aulia Azan Siddiq
EDITOR: Dodi Chandra

Pembangunan Terminal Tipe C Mulai Dilaksanakan di Penghujung 2019

Can Tanah Periuk Ditangkap Polisi