Pengadilan Kelas 1B Lubuklinggau. Foto : net
in ,

Sandi Didakwa JPU dengan UU nomor 11 tahun 2012

LUBUKLINGGAU, Silmed – Sandi Tia Saputra (19) wargaRT 04 Kelurahan Durian Rampak, Kecamatan Lubuklinggau Utara I didakwa Jaksa Penuntut Umum (JPU) Supriansyah dengan pasal 365 ayat 2 ke 2 KUH Pidana junto Undang-Undang (UU) Republik Indonesia nomor 11 tahun 2012 tentang Sistem Peradilan Pidana Anak.

Dakwaan ini dibacakan JPU pada saat sidang yang dilaksanakan di Pengadilan Negeri Klas 1B Lubuklinggau dengan hakim tunggal Andi Barkan Mardianto, Jalan Depati Said Kelurahan Sidorejo, Kecamatan Lubuklinggau Barat II, Senin (7/7/2019) di ruang sidang khsusus anak.

“Terdakwa kami dakwa dengan UU tentang Sistem Peradilan Pidana Anak, karena pada saat melakukan tindak pidana pencurian dengan kekerasan (Curas) pada 6 Agustus 2017 lalu umurnya masih di bawah 18 tahun,” kata Supriansyah kepada Silampari Media, Rabu (10/7/2019).

Selanjutnya setelah mendengar dakwaan JPU, hakim menunda sidang pada Senin (14/7/2019) dengan agenda mendengarkan keterangan saksi.

Diceritakan Supriansyah, perkara yang terdakwa Sandi hingga ke meja hijau bermula ketika ia bersama dengan enam orang rekannya melakukan tindak pidana  pencurian dengan kekerasan di Komplek Sport Center, Jalan Soekarno Hatta Kelurahan Petanang Ulu, Kecamatan Lubuklinggau Utara I, Minggu (6/8/2017) sekitar pukul 16.30 WIB.

“Terdakwa bersama rekannya berhasil mengambil satu unit Hanphone (HP)  merk Oppo, sepeda motor Honda Beat dengan nopol BG 2715 HT dan satu kamera merk Cannon dengan total kerugian ditaksir mencapai Rp 25 juta. Sandi mendapatkan bagian sebesar Rp 700 ribu,” terang Supriansyah.

PENULIS : Rio Rivaldo
EDITOR : Aulia Azan Siddiq

Empat Siswi ini Tenerima Beasiswa Full di Kabupaten Demak

Oknum Pegawai Dishub Diduga Pungli