Contoh sampah beberapa waktu lalu dijalan Nangka Lintas, Kelurahan Lubuklinggau Utara I.
in

Sampah Sering Menumpuk, DLH Usulkan Gerobak Sampah

LUBUKLINGGAU, Silmed.id – Upaya Dinas Lingkungan Hidup (DLH) untuk mengurangi sampah menumpuk di jalan protokol, belum sepenuhnya terwujud. Salah satunya yang masih ada tumpukan sampah, di simpang Jalan Kenanga I atau di pinggir Jalan A Yani.

Hal ini dibenarkan Kepala DLH Kota Lubuklinggau, Subandio Amin saat dibincangi Silampari Media, Minggu (17/11/2019). Namun Subandio menegaskan, upaya menggantikan kotak sampah dengan tanaman di sepanjang jalan protokol salah satu solusi mengurangi tumpukan sampah di jalan protokol.

“Untuk saat ini yang terpenting mengurangi dulu. Memang masih ada satu dua orang, yang tetap membuang sampah mereka di pot tanaman yang kita pasang. Kedepan, tetap kita imbau dan kita lakukan penyuluhan ke warga. Kita hanya berharap, tidak ada lagi tumpukan sampah di jalan protocol,” ucapnya.

Selain upaya ini, kedepan DLH akan mengusulkan di setiap RT ada gerobak sampah. Tujuannya, untuk mengakomodir sampai di setiap RT. Ini juga upaya mereka, untuk mengurangi tumpukan sampah.

Dalam waktu dekat mantan Kepala Dinas Pertanian ini menjelaskan, pihaknya akan mengadakan rapat guna membahas rencana ini.

“Kita upayakan, setiap RT ada gerobak sampah. Pengadaan gerobaknya bisa dari dinas, atau melalui Dana Kelurahan. Kalau harga satu motor sampah bisa Rp55 juta, sementara harga gerobak sampah hanya Rp4 juta. Satu kelurahan misalkan ada 10 RT, baru Rp40 juta. Saya yakin hal ini tidak akan membebani dana kelurahan,” jelasnya.

Jika ini terlaksana, maka pagi-pagi petugas yang ditunjuk oleh warga setempat keliling mengambil sampah warga. Nanti mereka kumpul di satu titik, dan petugas DLH ‘jemput bola’ mengambil sampah yang dikumpulkan melalui gerobak sampah.

“Ini upaya kita dalam mengatasi permasalahan sampah. Meskipun perlu saya ingatkan lagi, permasalahan sampah menjadi tanggung jawab bersama, khususnya Lurah dan RT. Karena untuk door to door ke rumah warga tidak mungkin, belum lagi budaya warga yang masih membuang sampah justru di luar kotak sampah,” terang Subandio kembali.

PENULIS: Jofan Saputra
EDITOR: Aulia Azan Siddiq

Pedagang Nakal Harus Diberikan Efek Jera

Gondol 100 Juta Uang Di Dalam Brankas, Warga Siring Agung di Bui