in

Sampah Medis Meningkat Selama Wabah Corona

LUBUKLINGGAU,Silmed.id – Pandemi COVID-19 mendorong langkah-langkah preventif seperti penggunaan masker dan Alat Pelindung Diri (APD) semakin tinggi. Kebutuhan tersebut juga diikuti dengan bertambahnya jumlah sampah medis di fasilitas pelayanan kesehatan. Sampah masker dan bekas suntikan adalah yang paling mendominasi dan juga termasuk limbah infeksius berbahaya jika tidak dibuang dengan cepat.

Volume sampah medis tidak bisa dihitung, karena setiap hari, jika ada sampah medis akan langsung dikirim ke RSUD Siti Aisyah untuk dimusnahkan.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Lubuklinggau Sumbadio Amin melalui Kabid Pengolahan Sampah dan RTH Rully Wijaya kepada Silampari Media, pada Minggu (14/06/2020) mengatakan bahwa pemusnahan sampah medis dilakukan oleh pihak rumah sakit.

Dengan adanya tambahan sampah medis ini, tugas petugas kebersihan otomatis bertambah. Sebelumnya hanya sampah rumah tangga yang harus diangkut, kini para petugas juga ikut membersihkan sampah medis.

“Dalam serhari di wilayah kota Lubuklinggau volume sampah bisa mencapai 150 ton yang terdiri dari sampah medis, sampah rumah tangga dan sampah lainnya,” pungkasnya.

PENULIS : Putri Rianita

Yuk Rasakan Kesegaran Minuman dari Daily On Today

Simpan Ekstasi, Pegawai Salon Dibekuk Polisi