SABU : Barang bukti narkotika jenis sabu yang berhasil disita petugas pada saat penangkapan. Foto : istimewa
in ,

Saat Hendak Ditangkap, Tersangka Penganiayaan Sedang Pesta Sabu

LUBUKLINGGAU, Silmed – Unit reskrim Polsek Lubuklinggau Utara yang dipimpin oleh Kanit Reskrim, Aiptu Hasrul Basri melakukan upaya penangkapan terhadap Indra Cakra Wijaya (23) karena kasus penganiayaan yang dilaporkan Yaumul Awami (36) warga Jalan Kenanga II RT 07 Kelurahan Kenanga, Kecamatan Lubuklinggau Utara II.

Setelah menerima laporan polisi korban dengan nomor, LPB / 77 / VII / 2019 /RES LLG / SEK LLG Utara, tanggal 06 Juli 2019, kemudian petugas melakukan serangkaian penyelidikan dengan memeriksa saksi-saksi yang mengetahui kejadian tersebut.

Indra Cakra Wijaya (23) warga Jalan Nangka Kacung, RT 03 Kelurahan Ponorogo, Kecamatan Lubuklinggau Utara II, Foto : Ist

Pada hari Selasa (9/7/2019) sekitat pukul 16.00 WIB didapati informasi bahwa tersangka yang diketahui warga Jalan Nangka Kacung RT 03 Kelurahan Ponorogo, rumah Eping (30) di Jalan Kenanga I RT 05 Kelurahan Senalang.

Eping (30) warga jalan Kenanga I RT 05 Kelurahan Senalang.
Dramendra alisa Mendra (31) warga Jalan Kandis RT 03 Kelurahan Ulak Surung. Foto : ist

Anngota unit reskrim dibawah pimpinan Aiptu Hasrul Basri melakukan penangkapan. Pada saat penggerebekan ternyata tersangka Indra sedang mengkonsumsi narkotika jenis sabu bersama Eping dan Dramendra alias Mendra (30) warga Warga Jalan Kandis RT 03 Kelurahan Ulak Surung.

“Pada saat anggota melakukan penggerebekan didapati tersangka sedang menkonsumsi sabu, sehingga langsung dilakukan penggeledahan dan ditemukanlah beberapa barang bukti yang diduga kuat Sabu dan alat hisap,” kata Kapolres Lubuklinggau AKBP Dwi Hartono melalui Kapolsek Lubuklinggau utara, AKP Horison Manik.

Selanjutnya ketiga tersangka dibawa ke Polsek guna dilakukan proses penyidikan lebiiih lanjut.

“Berdasarkan keterangan Mendra, sabu yang dikonsumsinya tersebut dibelinya dari seseorang berinisal BN (DPO),” tambah Kapolsek.

Dilanjutkannya, untuk tersangka Indra pihaknya akan menjerat dengan pasal berlapis diantaranya, pasal 351 ayat 1 KUHPidana tentang Penganiayaan dan Undang-Undang Republik Indonesia (UU RI) nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika.

“Tersangka Mendra dan Eping kami jerat dengan UU RI nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika,” sambungnya.

Diceritakan mantan Kasat Sabhara Polres Musi Rawas, peristiwa penganiayaan yang dialami oleh Yaumil Awami terjadi pada Sabtu (6/7/2019) sekitar pukul 19.30 WIB di depan rumah kontrakan korban.

Tersangka Indra mendatangi korban dan berkata “Kau masih ingat dengan aku”, kemudian secara spontan langsung memukul kepala korban.

“Korban sempat melakukan perlawanan tapi karena tersangka lebih kuat, sehingga korban jatuh tersungkur ke lantai. Selanjutnya korban menyelamatkan diri dengan ke rumah warga di sekitar Tempat Kejadian Perkara (TKP),” terang AKP Horison Manik.

Akibatnya korban mengalami luka dan sakit di bagian belakang kepala, lula lecet di siku kanan, serta memar dan lecet di sekitar lutut kaki kiri. Kemudian luka lecet di sekitar ibu jari kaki sebelah kanan, luka lecet di kulit tulang bahu kanan dan luka lecet di lutut sebelah kanan.

Sepeda motor Honda Beat nopol BG 2945 HU yang diamankan petugas sebagai barang bukti. Foto : ist

“Adapun BB yang kami sita antara lain satu plastic klip berisi sabu, 18 plastik kosong, dua korek api, satu pirex, bong, uang Rp 335.000 dan satu motor Honda Beat nopol BG 2945 HU serta HP merk Samsung,” pungkasnya.

PENULIS : Rio Rivaldo
EDITOR : Aulia Azan Siddiq

Program Daarut Tauhid Jamah Lokalisasi Patok Besi

Empat Siswi ini Tenerima Beasiswa Full di Kabupaten Demak