in

Rumah Petani Karet Habis Terbakar

MUSI RAWAS, Silmed.id – Ditinggal menyadap karet, rumah milik Zazili (82) warga Dusun 2 Desa Dharma Sakti Kecamatan Tuah Negeri, Selasa (12/11) sekitar pukul 09.30 WIB habis terbakar.

Informasi yang dihimpun, ketika kejadian rumah dalam keadaan kosong. Dimana, rumah yang ditempati korban dan istrinya serta anak, menantu dan cucunya sedang beraktifitas diluar tepatnya menyadap karet dikebun.

Akibat musibah kebakaran itu, bangunan rumah yang terbuat dari papan rata dengan tanah, tidak ada harta benda yang berhasil diselamatkan dan semuanya telah menjadi tumpukan puing.

Kepala Desa Dharma Sakti Kecamatan Tuah Negeri, Maryadi mengatakan, bahwa bahwa dari keterangan yang diberikan warganya diduga api berasal dari konsleting listrik rumah korban.

“Berdasarkan keterangan dari warga yang menyebutkan terdapat kepulan asap yang berasal dari dapur rumah yang kebetulan dalam keadaan kosong,”jelas Maryadi kepada wartawan.

Lebih lanjut dirinya menjelaskan bahwa, tidak lama setelah kepulan asap disusul kobaran api yang dengan cepat melalap bangunan rumah yang terbuat dari kayu. Dimana, warga setempat yang melihat kejadian itu bergotong royong berusaha memadamkan api. Namun apa daya api cukup sulit dipadamkan.

“Sepengetahuan saya tidak ada yang tersisa. Sebab, semua isi rumah habis dilalap api,”terangnya.

Menurutnya, pasca kejadian ia telah memerintahkan kepada seluruh Kepala Dusun (Kadus), Linmas dan BPD agar dapat ikut berpartisipasi untuk memohon bantuan seikhlasnya kepada warga Desa Dharma Sakti.

“Permohonan bantuan kepada warga ini berupa apapun yang masih layak untuk meringankan korban kebakaran tersebut,”ungkapnya.

Sementara itu, Camat Tuah Negeri, Christiandi Argani membenarkan adanya kebakaran yang menghanguskan rumah milik warga Desa Dharma Sakti dan telah melakukan pengecekan kelapangan.

“Untuk korban saya minta agar tetap bersabar, karena ini cobaan. Namun, saya telah meminta Kades Dharma Sakti melayangkan surat permohonan bantuan ke Dinas Sosial (Dinsos) Mura untuk diberikan kepada korban,”pungkasnya.

PENULIS : Dedi Ariyanto

Bacok Emak-emak, Syarial Diringkus Polisi

Olahan Pisang Jantan Diolah Menjadi Cookies