PAPARAN. Saprian dari LPJP Environesia Jogjakarta saat memaparkan materi dokumen kepada sejumlah perwakilan Desa Muara Beliti Baru yang terkena dampak langsung dari rencana kegiatan itu dan tamu undangan lainnya pada acara konsultasi publik yang diselenggarakan di RS Sobirin Muara Beliti, Jumat (22/11/2019). Foto: GendengPrawiroFB for Silmed  
in

Rencanakan Pengembangan, RS Sobirin Muara Beliti Susun AMDAL Baru

MUSIRAWAS, Silmed.id – Rumah Sakit (RS) Sobirin Muara Beliti yang saat ini berganti menjadi Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Muara Beliti, tak lama lagi sepertinya bakal melakukan perubahan besar. Tak tanggung-tanggung, Pemerintah Kabupaten Musi Rawas (Pemkab Mura) melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) merencanakan pengembangan pada lahan seluas 72.695 m2 dengan fasilitas mewah dan dibangun tujuh lantai.

Demikian hal ini terungkap saat acara Konsultasi Publik Studi Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL) yang diselenggarakan di RS Sobirin Muara Beliti (22/11/2019)  dan dihadiri Konsultan rencana pengembangan, Saprian dari Lembaga Penyedia Jasa Penyusun (LPJP) Environesia Jogjakarta serta sejumlah perwakilan masyarakat yang terkena dampak langsung dari rencana kegiatan itu.

Hermerrudin selaku Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Mura melalui Jalin Elsaprike  Kepala Bidang (Kabid) Tata Lingkungan Dinas Lingkungan Hidup menjelaskan, salah satu rangkaian rencana pengembangan RS Sobirin Muara Beliti ini adalah melakukan penapisan mandiri untuk menentukan jenis dokumen lingkungan hidup yang akan disusun yakni dokumen AMDAL baru.

“Proses pelaksanaan konsultasi publik ini dalam rangka penyusunan dokumen AMDAL Baru,” terang Jalin Elsaprike.

Menurutnya, hal ini berdasarkan Permen LH No. 17 tahun 2012 tentang Pedoman Keterlibatan Masyarakat, Permen LHK P.26/MENLHK/SETJEN/KUM.1/7/2018 tentang Pedoman Penyusunan dan Penilaian Dokumen AMDAL dan Permen LHK P.38MENLHK/SETJEN/KUM.1/7/2019 tentang Jenis Rencana Usaha dan/atau Kegiatan wajib AMDAL.

“Sebelumnya RS Sobirin Muara Beliti telah memiliki Dok UKL-UPL dan telah di terbitkan Izin Lingkungan tahun 2011,” tambahnya lagi

Lebih jauh ia menjelaskan,  dokumen AMDAL yang akan disusun nanti tidak melalui proses sistim Online Single Submission (OSS) atau perizinan usaha terintegrasi secara elektronik. Karena pemrakarsanya adalah pemerintah. Akan tetapi harus sesuai dengan tahapan penyusunan yang telah diatur dalam peraturan perundangan-undangan.

“Harapannya, konsultasi publik ini menjadi jembatan bagi masyarakat yang terkena dampak langsung untuk memberikan masukan saran pendapat dan tanggapan atas rencana kegiatan pengembangan ini. Masyarakat wajib dilibatkan sampai proses penyusunan dan penilaian dokumen AMDAL selesai. Nanti kami meminta kepada pihak konsultan untuk membantu masyarakat dalam proses pemberian saran pendapat dan tanggapan serta dipilih perwakilan masyarakat yang akan duduk di Komisi Penilai AMDAL Kabupaten,” jelas Jalin Elsaprike.

Bustami, salah seorang peserta konsultasi publik yang juga tokoh adat di Desa Muara Beliti Baru, mengaku bersyukur kepada Pemerintah Kabupaten Musi Rawas karena rencana pembangunan RS Sobirin ini sangat bermanfaat bagi masyarakat.

Selama ini jarak tempuh masyarakat desa ini jika berobat ke RS Sobirin di Kota Lubuklinggau sekitar 24 km dan menyita waktu jika pasien terpaksa menjalani rawat inap. Maka dengan pengembangan RS Sobirin Muara Beliti, akan sangat membantu masyarakat di desanya dan masyarakat desa sekitar.

Pihaknya sangat menyambut baik rencana ini, kalau beroperasional kemungkinan besar wajah ibukota Musi Rawas yaitu kecamatan Muara Beliti akan menjadi kota besar dan ramai. Harapannya, warga disini dapat dilibatkan baik pada tahap konstruksi maupun pada saat operasional nanti.

kalo uji bahase kami memang benar-benar Sempurna nia geliat pembangunan di Musi Rawas ikak. Kami mengucapkan terimakasih kepada Bupati kami H. Hendra Gunawan, dimana masa kepemimpinan beliau banyak terjadi perubahan kemajuan pembangunan yang nyata,” ujar Bustami.

(rls_dlhmura/ufa)

SOURCE : Gendeng Prawiro_FB
EDITOR   : Dodi Chandra

Fasilitas Hotel Terbaik, Hanya di Cozy Style Hotel

Akibat Hujan Deras, Dapur Rumah Ambles