Pertemuan dalam rangka pembahasan evaluasi Kampung KB di Kabupaten Musi Rawas. Foto : Dedi Silmed
in

Puluhan Kampung KB Dievaluasi

MUSI RAWAS, Silmed.id – Program Kerja Kampung Keluarga Berencana (Pokja Kampung KB) di 25 desa di Kabupaten Musi Rawas (Mura) yang telah dicanangkan dievaluasi.

Kepala DPPKB Musi Rawas, Jemain mengatakan, kegiatan pertemuan ini dilaksanakan dalam rangka mengevaluasi dan berkoordinasi terkait dengan kegiatan di Kampung KB, yang sudah dilaksanakan tiga tahun terakhir. Bahkan di Kabupaten Mura sendiri, setidaknya ada 25 desa yang dicanangkan sebagai Kampung KB.

“Hari ini kita evaluasi, jangan sampai nanti setelah pelaksanaan pencanangan dan gerakan tapi tidak ada tindak lanjutnya,” kata Jemain, kepada wartawan, Rabu (28/8/2019).

Untuk itu lanjut ia, dalam pertemuan dan evaluasi ini. Pihaknya mengundang seluruh Kepala Desa (Kades) di 25 desa Kampung KB dan camat, serta lintas sektor lainnya dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang terikat dalam program Kampung KB, untuk sama-sama mencari kekurangan yang belum diselesaikan dalam program Kampung KB tersebut.

“Intinya pertemuan ini, dalam rangka membangun Kampung KB yang sudah ada di Kabupaten Mura, agar kedepannya akan lebih baik lagi. Karena tujuan Kampung KB ini mengentaskan angka kemiskinan dan desa tertinggal dan menjadi desa yang mandiri dan modern,” jelasnya.

Ditambahkannya, dalam pertemuan ini untuk mengevaluasi program kerja yang belum tertuntaskan, sehingga kedepan diperbaiki bersama-sama. Hanya saja masih katanya, kedepan pihaknya juga akan membentuk rumah data di masing-masing Kampung KB, yang menjadi sumber informasi dari seluruh kegiatan di Kampung KB, dan data-data lainnya.

“Apalagi Kampung KB di Kabupaten Mura termasuk Kampung KB terbaik se-Sumsel, melalui penghargaan Anugrah Kencana yang diberikan oleh Presiden. Ini tentunya berkat kerjasama lintas sektor. Kemudian di 2020, Kabupaten Mura akan menjadi Kampung KB percontohan yakni di Desa T1 Bangun Sari Kecamatan Purwodadi,” pungkasnya.

Sementara itu, Asisten III Setda Mura, H Edi Iswanto menyampaikan, dibentuknya Kampung KB ini untuk menumbuhkan kembali semangat norma keluarga kecil bahagia dan sejahtera dalam program keluarga kecil yang berkualitas, juga menyelaraskan pembangunan sumber daya manusia (SDM) dan lingkungan, yang melibatkan semua sektor terkait.

Bahkan masih katanya, selama tiga tahun ini setelah pencanangan Kampung KB di Kabupaten Mura yang ditetapkan di desa sangat tertinggal, yang dianggap masih kurangnya sarana dan prasarana kesehatan, pendidikan dan infrastruktur. Kini telah menjadi desa berkembang dan desa mandiri.

Selain itu ditambahkannya, melalui gerakan Kampung KB, Ia mengajak seluruh OPD yang terikat dan lintas sektor untuk saling melengkapi kegiatan-kegiatan yang ada dimasing-masing sektor baik pembangunan SDM maupun pengembangan SDA. Sehingga pembangunan terpadu berwawasan kependudukan di level mikro dapat berhasil secra maksimal.

PENULIS : Dedi Ariyanto
EDITOR : Aulia Azan Siddiq

Bakal Dibuka Kelas Reguler S2 IKM di Lubuklinggau

Bukan Dengan Kapolres, Siska Justru “Takluk” Dengan Perwira Ini