in

Program Daarut Tauhid Jamah Lokalisasi Patok Besi

LUBUKLINGGAU, Silmed.id – Dakwah tidak mengenal waktu dan tempat, siapapun berhak mendapatkan cahaya ajaran Islam dimanapun tempatnya. Prinsip inilah yang nampaknya dipegang oleh Daarut Tauhid (DT) terkhusus Wilayah Lubuklinggau. Terbukti dengan rambahan program DT Lubuklinggau yang menyasar hingga Lokalisasi Patok Besi.

Selasa (09/07/2019) DT Lubuklinggau mendatangi Lokalisasi Patok Besi dalam rangka sosialisasi program “Kurban Peduli Negeri”. Program Kurban Peduli Negeri sendiri memang rutin dilakukan oleh DT setiap tahunnya dalam rangka menjalankan perintah agama pada hari besar Islam Idul Adha, hal tersebut disampaikan oleh Andian Pradita, Kepala Program Daarut Tauhid Lubuklinggau.

“Program ini sejatinya telah ada sejak 3 tahun yang lalu, program ini bertujuan untuk mendistribusikan daging hewan kurban ke seluruh pelosok negeri dan tahun ini kami menyentuh lokalisasi dengan harapan bahwa program ini akan membuka cakrawala ilmu penghuni lokalisasi terkait islam yang rahmatan lilalamin,” ujarnya di sela-sela pertemuannya dengan Ketua RT.07, Kelurahan Sumber Agung, Fran Sembiring.

Andian, yang juga didampingi oleh Sunggel Ais staff program dan Leo Staff Fundrising serta Mayangsari Volunteer DT Lubuklinggau kembali menerangkan jika program ini diproyeksikan untuk mensyiarkan Islam yang penuh keindahan lebih luas kepada khalayak.

“Ke depan kami juga akan membawa program lainnya ke Lokalisasi, seperti misalnya Rumah Kreatif Tauhid. Dengan hadirnya program ini kami harapkan bahwa masyarakat lokalisasi merasakan hadirnya Islam di tengah-tengah mereka dengan memberikan solusi bukan retorika tak berarti,” ujar pria asal Yogyakarta itu.

Rumah Kreatif Tauhid sendiri merupakan program untuk melatih masyarakat yang kurang mampu agar memiliki keterampilan khusus sehingga diharapkan agar dapat mengurangi pengangguran.

“Sehingga kami berharap penghuni lokalisasi ketika mereka mendapatkan hidayah untuk berhenti dari “pekerjaan” mereka sekarang mereka sudah memiliki kemampuan individu seperti misalnya menjahit, merajut, tata boga dan lain sebagainya,” sambung Andian.

Namun Andi juga menerangkan jika pihaknya akan melihat terlebih dahulu respon dari masyarakat khususnya dilokalisasi terkait program Kurban Peduli Negeri ini. Jika masyarakat terbuka maka program lainnya akan lebih mudah untuk direalisasikan.

Program inipun mendapat respon positif dari pemerintah setempat, hal tersebut disampaikan Ketua RT 07 Kelurahan Sumber Agung Fran Sembiring.

“Program seperti inilah yang kami harapkan untuk warga binaan di lokalisasi ini, rata-rata warga binaan di sini berangkat dari keluarga yang kurang mampu dan berpendidikan rendah, sehingga mereka tidak ada jalan lain selain pekerjaan mereka hari ini. Daarut Tauhid hadir dengan membawa solusi, mereka akan melatih warga binaan dan menyentuh warga dengan program yang berangkat dari hati, inilah yang akan mampu merubah hati fan mudah-mudahan akan membawa hidayah bagi mereka ke depannya,” ujar Pria berambut gondrong tersebut.

Untuk saat ini, organisasi yang bermarkas di Jalan Batu Nisan, Nomor 20, RT.03, Kelurahan Taba Jemekeh, Kecamatan Lubuklinggau Timur I tersebut telah tersedia 80 ekor Kambing dan lima ekor sapi. Namun jumlah tersebut akan terus bertambah sampai menjelang hari-H Idul Adha.

Sebelumnya, pada Tahun 2018, DT Lubuklinggau mendistribusikan 1320 bungkus hewan kurban dengan berat empat kilogram lebih yang disalurkan kepada masyarakat dilingkungan Musi Rawas, Lubuklinggau, dan Muratara.

PENULIS : Bayu Pratama Sembiring
EDITOR : Aulia Azan Siddiq

Gejolak Cikencreng Berlanjut, Warga Siap Aksi Masa Jilid II

Saat Hendak Ditangkap, Tersangka Penganiayaan Sedang Pesta Sabu