Ely Heriana (51) guru BK SMPN 2 Lubuklinggau yang tewas setelah terjatuh dari motor yang dikendarainya pada hari Kamis (4/10/2019).
in

Polisi Kesulitan Temukan Fakta Kematian Ely Sebagai Korban Jambret. Ini Penjelasannya

LUBUKLINGGAU, Silmed.id – Pihak Kepolisian Lubuklinggau, hingga saat ini masih kesulitan mencari bukti serta saksi dalam kasus kematian Ely Heriana.

Hal ini disampaikan langsung oleh Kapolres Lubuklinggau, AKBP Dwi Hartono kepada Silampari Media, Senin (7/10/2019). Dalam perkembangan kasus kematian Ely, pihaknya masih menyimpulkan sementara bahwa Ely adalah korban tabrak lari bukan penjambretan.

“Sampai saat ini kesimpulan sementara baik itu, Kasat (Reskrim), saya dan Kepolisian bahwa kematian ibu Ely sebagai korban tabrak lari, bukan penjambretan. Karena tidak ada satupun orang yang melihat kejadian, bukti belum kami temukan. Barang milik korban juga tidak ada yang hilang,” jelas dia.

Terkait pengguna motor Vixion merah yang sekilas terlihat oleh saksi mata. Ia mengatakan masih terus mencari, siapakah orang tersebut.

“Memang ada saksi saat kejadian hanya 1 orang, tepat di depan tkp. Dia melihat ada 2 orang menggunakan motor Vixion  berada dekat dengan korban saat kejadian, namun langsung tancap gas,” terang dia.

Untuk itu, ia menghimbau serta berharap masyarakat yang mengetahui pemilik motor Vixion tersebut , untuk menginformasikannya kepada pihak Polres Lubuklinggau.

“Saya menghimbau kepada masyarakat yang mengetahui siapakah pengguna motor Vixion. Segera lapor kepada kami, jangan khawatir ini permasalahan tabrak lari bukan pidana,” terang dia.

Sebelumnya diketahui pada, Kamis (4/10/2019) sekitar pukul 17.00 WIB, warga memadati Jalan Lapter Kelurahan Air Kuti, Kecamatan Lubuklinggau Timur I, karena melihat seorang wanita yang tersungkur dengan keadaan luka di kepala dan mengeluarkan banyak darah.

Melihat korban tergeletak di pinggir jalan, banyak warga berinisiatif untuk menolongnya dengan cara membawa korban ke Rumah Sakit Umum Daerah Siti Aisyah yang berada tidak jauh dari lokasi kejadian. Namun karena banyaknya darah yang keluar, nyawa korban tidak dapat tertolong.

Dari hasil penelusuran, diketahui bahwa korban merupakan guru Bimbingan Konseling (BK) di SMPN 2 Lubuklinggau bernama Ely Heriana (51) yang berdomisili di Perumnas Lestari RT 05 Kelurahan Taba Lestari, Kecamatan Lubuklinggau Timur I.

Kematian korban menjadi buah bibir di masyarakat, karena sampai saat ini belum terungkap dengan jelas, apakah kematian korban akibat tindak kejahatan atau korban tabrak lari.

PENULIS : Jofan Saputra
EDITOR : Aulia Azan Siddiq

Tokoh Pemekaran Ikut Pilkada Muratara

Polres Musi Rawas Adakan Silaturahmi Dengan Insan Pers