TERTIB : Petugas Sat Pol PP Kota Lubuklinggau, saat melakukan penertiban terhadap lapak PKL yang berada di depan eks Kantor Bupati Musi Rawas. Foto Jofan Silmed.
in

PKL Depan Eks Kantor Bupati Musi Rawas Ditertibkan

LUBUKLINGGAU, Silmed.id – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Lubuklinggau, kembali menertibkan pedagang kali lima (PKL) yang berjualan tidak sesuai dengan aturan. Penertiban berlangsung kondusif.

Pantauan dilapangan, penertiban pedagangan dilakukan dengan cara menyisir para pedagang di sepanjang Jl Protokol Kota Lubuklinggau. Ketika tiba di Jl Lintas Sumatara depan eks Kantor Bupati Musi Rawas, Kelurahan Air Kuti, Kecamatan Lubuklinggau Timur 1, beberapa lapak pedagang diangkut paksa karena dianggap mengganggu keindahan kota.

Danton Sat Pol PP Kota Lubuklinggau, Bambang mengatakan, penertiban ini merupakan bentuk penegakan disiplin kepada para pedagang nakal yang berjualan di trotoar jalan.

“Yang kita tertibkan ini pedagang nakal yang berjualan di bahu jalan. Terutama berjualan di trotoar mengganggu keindahan kota,” ungkapnya, Kamis (21/11/2019).

Selain melakukan penertiban langsung kepada para pedagang yang meninggalkan lapaknya dilokasi atau dibuat permanen. Sat Pol PP juga memberikan himbauan kepada para pedagang.

“Pedagang kita himbau supaya jangan dibuat permanen dan meninggalkan barang-barangnya dilokasi berjualan, kita memperbolehkan mereka berjualan tapi jangan permanen,” ungkapnya.

Ia mengatakan jika kegiatan itu akan dilakukan berkelanjutan, patroli semacama ini terus sampai beberapa hari ke depan. Terutama menyasar kepada pedagang kaki lima.

“Kegiatan ini berkelanjutan sampai para PKL Kota Lubuklinggau benar-benar tertib,” katanya.

Selain itu, saat ini Sat Pol PP giat melakukan razia anak jalanan, pengamen, gelandangan, termasuk warnet dan tempat-tempat hiburan malam.

“Karena saat ini sudah ada peraturan wali kota tentang batasan jam warnet dan Peraturan Daerah tentang penertiban anak jalanan di Kota Lubuklinggau,” tambahnya.

PENULIS : Jofan Saputra
EDITOR   : Dedi Ariyanto

Ditegur Kemenpan-RB, Kebijakan CPNS Wajib KTP Lubuklinggau Dihapus

Lestarikan Lingkungan, Tagana Tanam 250 Pohon Asam