H.O.G: Plang Jalur H.O.G yang membentuk panah menunjuk arah kanan di Simpang Tiga RCA. Tulisan tersebut sering membuat penasaran para pengguna jalan yang berhenti menunggu lampu hijau. Foto : Bayu Silmed
in

Pernah Penasaran Tentang Arti “Jalur H.O.G” di Simpang RCA? Nah Ini Penjelasannya

 

LUBUKLINGGAU, Silmed.id – Halo Sobat Silmed, gimana hari ini? Terjebak macet simpang lampu merahkah? Hahaha…. nah bagi kamu yang biasa menunggu dengan setia lampu merah berubah menjadi hijau, bahkan sampai ada yang sok-sokan jadi ahli prediksi sembari menghitung detik di dalam hati, pasti kamu pernah melihat tulisan “Jalur H.O.G” di jalur lurus simpang lampu merah RCA, Jl. Yos Sudarso, Kelurahan Jawa Kiri, Kecamatan Lubuklinggau Timur II dan bertanya-tanyakah sobat apa itu Jalur H.O.G?.

Lalu apa sih Jalur H.O.G itu? Silampari Media mencoba mencari tahu nih (tiba-tiba menjadi detektif). Nah coba simak ya penjelasannya.

Yanita Fibriliyanti, mantan Mahasiswa Jurusan Tekhnik Elektro Program Studi Tekhnik Telekomunikasi Divisi Politekhnik Universitas Sriwijaya (sekarang do’i sudah sarjana sih, biar keren kami buat panjangnya), do’i membuat skripsinya yang membahas tentang H.O.G.

H.O.G dalam skripsinya yang dibuat pada Tahun 2017 memiliki kepanjangan HISTOGRAM OF ORIENTED GRADIENTS, Apa itu? Penjelasan singkatnya seperti ini, lampu lalu lintas adalah salah satu sarana dalam pengaturan lalu lintas yang berguna untuk mengatur aliran dan arah kendaraan-kendaraan yang sedang melintas di persimpangan. Tetapi kemacetan seringkali terjadi. Hal ini terjadi karena distribusi waktu semua sama untuk semua lini, tanpa melihat kondisi kepadatan jalur masing-masing. Pada penelitian Yanita ini, dibuat sistem pengendali lampu lalu lintas yang adaptif berdasarkan tingkat kepadatan di setiap jalur, sistem ini menggunakan Metode HOG ( Histogram Of Oriented Gradient) yang bertujuan untuk mengubah pengaturan waktu traffic light yang bersifat statik menjadi dinamis.

Dengan metode HOG kepadatan di setiap jalur dapat di deteksi melalui kamera sehingga pengaturan menjadi lebih efisien Hasil pengujian menunjukkan bahwa sistem dapat mendeteksi kendaraan baik dalam kondisi siang hari maupun malam hari dengan total rata-rata error deteksi sebesar 26,17% pada kondisi siang hari dan sebesar 54,97 % pada kondisi malam hari .

Do’i membuat penelitian dengan cara membagi waktu pada simulasi Traffic Light di Persimpangan Jalan dengan lampiran karya tulis sebanyak 58 halaman + 33 gambar + 11 tabel dan + 11 lampiran.

Nah, hayo? sudah mulai paham? Singkatnya H.O.G itu untuk menyesuaikan waktu lampu merah berubah menjadi hijau, dengan menggunakan H.O.G maka akan terdeteksi kepadatan, apabila sudah terlihat lengang dan kosong tidak perlu menunggu waktu lampu hijau habis sampai lampu berubah merah, secara otomatis akan menghidupkan lampu hijau pada traffic selanjutnya.

Lalu apa benar sih Kota Lubuklinggau sudah menerapkan sistem secanggih ini? Sayangnya tidak. Jalur H.O.G yang dimaksud bukan untuk itu, namun yang tertera di tiang lampu merah itu adalah jalur untuk Harley Davidson Owner Group (HOG) yang merupakan komunitas motor gede khusus Harley Davidson yang melakukan touring beberapa waktu yang lalu yang melewati jalur Lubuklinggau.

Hal itu ditegaskan oleh Demen (35) warga Kelurahan Jawa Kiri yang ikut menyaksikan pemasangan plang jalur tersebut.

“Itu adalah penunjuk arah dari komunitas moge yang kemrin lewat sini, agar anggota yang tertinggal bisa tahu kemana arahnya. Kemarin warga sini juga yang memasangnya,” ujar Demen saat ditemui Silampari Media di Pos Satpam Kampus BNJ.

Wah wah wah…. jadi sudah tahu kan artinya, gak penting sih, tapi bisa menjawab rasa penasaran sobat Silmed semua kala sedang melamun menunggu lampu merah. Ahahaha.

Tapi harapan kita, H.O.G sebenarnya akan benar-benar diterapkan di Kota Lubuklinggau, semoga saja.

PENULIS : Bayu Pratama Sembiring
EDITOR : Aulia Azab Siddiq

Empat Kompotan Maling Sapi Ditembak

Wali Kota Semangati Lurah Muara Enim Saat Paparan Lomba Kelurahan Tingkat Nasional