in

Peringati Sumpah Pemuda, SMA N 03 Lubuklinggau Gelar Lomba Memasak Nasi Goreng

LUBUKLINGGAU, Silmed.id – Dalam rangka memperingati Sumpah Pemuda ke 91 tahun, Senin (28/10/2019) SMA Negeri 03 Lubuklinggau menggelar upacara dengan menggunakan pakaian adat serta perlombaan memasak nasi goreng.

Upacara dipimpin oleh Pengawas Sekolah, Suparman dan diikuti seluruh guru serta siswa yang berbaris rapi mengikuti khidmatnya upacara. Dalam amanatnya, Suparman mengajak untuk menyikapi Sumpah Pemuda jangan hanya sebatas seremonial.

“Mari kita sikapi Sumpah Pemuda ini dengan niat membangun negeri lebih baik, jangan hanya cuma wacana namun harus dengan aksi nyata. Semoga kita bisa meneruskan semangat para pahlawan kita, semangat nyata yang harus terus muda, jangan sampai tua apalagi mati,” terang Suparman.

Setelah menggelar upacara yang berlangsung khidmat, SMA N 03 Lubuklinggau menggelar perlombaan memasak nasi goreng yang diikuti oleh seluruh kelas dan guru wali kelasnya.

Mewakili Panitia Pelaksana, Ketua OSIS SMA N 03 Lubuklinggau, Helen Exwatania menjelaskan, jika perlombaan tersebut guna memangkas jarak yang membatasi anak didik untuk dekat dengan gurunya.

“Kegiatan ini kami selenggarakan untuk lebih mempererat ikatan antar guru dan siswa, karena perlombaan ini mewajibkan wali kelas untuk turut serta memasak bersama anak didiknya,” terang Helen.

Selain itu, kegiatan ini juga sebagai motivasi untuk mengingatkan, bahwa anak muda dan orang tua merupakan satu kesatuan untuk meraih mimpi dan cita-cita.

“Sinergi yang terbangun baik antara pemuda dan orang tua selaku penunjuk jalan adalah jalan pintas terbaik menuju sukses,” sambungnya.

Sementara Kepala SMA N 03 Lubuklinggau, Siti Dahniar menerangkan, jika peringatan Sumpah Pemuda ini harus diimani sebagai titik balik kebangkitan bangsa melalui pemudanya.

“Maka dari itu kami fasilitasi setiap ekspresi positif dari siswa siswi kami, salah satunya adalah penyelenggaraan peringatan sumpah pemuda tahun ini. Siswa kami berikan keleluasaan untuk berekpresi. Kami lebih menjalankan prinsif Tut Wuri Handayani tanpa mengesampingkan dua prinsip lainnya,” terang Siti Dahniar.

Dirinyapun berujar, bahwa pihaknya akan selalu senantiasa menciptakan atmosfit positif dilingkungan sekolah agar proses belajar mengajar lebih mengasyikkan baik bagi guru maupun siswa.

PENULIS : Bayu Pratama Sembiring
EDITOR   : Dedi Ariyanto

Kelurahan Sumber Agung Gelar Sosialisasi IVA Test

Syarif : Pelaksanaan Upacara Hari ini Sangat Tidak Siap