Pendiri PPS Talago Biru, Afrizal Can memberikan sabuk dan piagam kepada 20 orang pesilat di Lubuklinggau, Minggu (4/8/2019). Foto : Rio Silmed
in

Pendiri PPS Talago Biru Serahkan Sabuk dan Piagam pada 20 Pesilat

LUBUKLINGGAU, Silmed.id – Pendiri Perguruan Pencak Silat (PPS) Talago Biru, Afrizal Can Sutan Rajo Mudo, pada Minggu (4/8/2019) hadir dan memberikan secara langsung sabuk dan piagam penghargaan kepada 20 orang pesilat, di Jalan Permai 16 Kelurahan Batu Urip, Kecamatan Lubuklinggau Utara II.

Afrizal Can sebagai Tuo Silek (Guru besar) tidak hanya datang seorang diri, ia ditemani seorang guru besar Bukda Nurhaida Effendi dan dua orang pelatih, yakni Donni dan Taufik Rahmad Hidayat dari Sumatera Barat.

Menurut Afrizal Can, berharap kepada kader-kades PPS Talago Biru di Lubuklinggau semuanya bisa menjadi pelatih.

“Jadi untuk yang sudah diberi sabuk serta sertifikat, semoga bisa mengemban amanah untuk menjadi pelatih yang baik dan bisa membimbing anak latihnya nanti,”ungkap Tuo Silek, Afrizal Can.

Sementara itu Guru PPS Talago Biru Kota Lubuklinggau Edi Suantra didampingi Endang dan Chan Boeana menyampaikan ucapan terimakasih khususnya kepada Tuo Silek beserta pelatih yang sudi datang ke Lubuklinggau.

“Terimakasih atas kedatangannya ke Lubuklinggau, karena moment seperti ini jarang kami temui,” ungkapnya, Senin (5/8/2019).

Dilanjutkan Edi Suantra penyerahan sabuk dan piagam tersebut merupakan puncak acara dari kegiatan yang dilaksanakan selama delapan hari, pada bulan Juni 2019 lalu.

“Jadi dari pengkaderan beberapa waktu lalu, baru dapat dilihat sekarang setelah mendapatkan sabu serta piagam. Sebab acara seperti ini baru pertama kali dilaksanakan di Lubuklinggau, sedangkan sebelumnya kami harus berangkat sendiri ke Sumatera Barat,” tambahnya.

Dijelaskannya, adapun pangkat sabuk yang diberikan antara lain kuning polos (murid madya) 3 orang, merah polos (Pesilat muda) tiga orang, merah strip putih satu (Pesilat Madya) dua orang, merah stip putih dua (pesilat utama) dua orang.

“Hitam polos (pendekar) 4 orang, hitam strip putih satu (pendekar madya) 4 orang dan hitam stip putih dua (pendekar utama),” jelas Edi Suantra.

Diketahui Silat Talago Biru merupakan perguruan beladiri Minang Kabau beraliran Taralak. Perguruan ini bahkan sudah berdiri banyak cabang baik di Sumatera dan Jawa bahkan hingga ke Mesir di Benua Afrika.

Perguruan Talago Biru sebagaimana yang dipesankan oleh Tuo Silek Afrizal Can, bukan bertujuan untuk membentuk jagoan. Namun lebih dari itu, ilmu silat yang diajarkan mendidik anak kemenakan generasi muda untuk menjadi insan yang kuat fisiknya serta teguh iman dan keyakinan kepada Allah SWT.

“Lahia silek mancari kawan, batin silek mandakekkan diri kapado Tuhan dengan motto Luruih, bana, saba, lillah,” jelasnya.

PENULIS : Rio Rivaldo
EDITOR : Aulia Azan Siddiq

Kapolres Musi Rawas Paparkan Pembangunan ZI-WB ke KemenPANRB

Dana Kelurahan Termin Satu Cair, Masyarakat Diminta Ikut Awasi