in

Pemkot Upayakan Dapatkan Jatah BSPS

LUBUKLINGGAU,Silmed.id –  Pada 2020, warga Kota Lubuklinggau yang mendapat bantuan dari program Rumah Tak Layak Huni (RTLH) sebanyak 124. Sedangkan untuk program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS), Pemerintah Kota (Pemkot) Lubuklinggau tidak mendapat jatah.

Hal ini disampaikan oleh Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Kota Lubuklinggau, Trisko Defriansyah melalui Kabid Perumahan, Chandra saat dibincangi mengenai penerima Program RTLH dan BSPS di Kota Lubuklinggau Tahun 2020, pada Kamis (12/03/2020).

Chandra menjelaskan, untuk usulan RTLH sesuai data yang masuk lebih kurang 3.000 rumah. Namun setelah divalidasi oleh pihak kementerian, Lubuklinggau mendapat jatah 124 rumah. Sedangkan usulan BSPS lebih kurang 600 rumah yang diusulkan ke Pemprov Sumsel, sayangnya Lubuklinggau tidak mendapat jatah.

Namun lanjut Chandra, karena ini masih awal tahun pihaknya tetap akan berupaya mengusulkan dan melakukan pendekatan ke Pemprov agar Lubuklinggau mendapat kuota untuk bantuan BSPS. Meskipun informasi yang ia dapat, di Sumsel memang tahun ini banyak yang tidak mendapat kuota program BSPS.

“Tetap kita upayakan dengan melakukan pendekatan, mudah-mudahan berhasil,” ungkap Chandra.

Untuk realisasi RTLH sendiri, melihat dari pengalaman tahun sebelumnya biasanya bisa direalisasikan pada Juli mendatang.

“Makanya saat ini kita tetap lakukan cek dan sinkronisasi fakta, sambil menunggu realisasi kegiatan,” jelas Chandra.

Ia menjelaskan, sejak 2017 sebanyak 1.018 RTLH sudah direhab melalui program RTLH. Program ini bersumber dana dari Dana Alokasi Khusus (DAK) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR). Lalu dari tahun 2018 hingga 2019, sebanyak 277 rumah dibedah melalui program BSPS, dana bersumber dari APBD Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel). Kedua program ini ditujukan, untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat dengan memiliki rumah layak huni.

“2017 ada 408 rumah dari delapan kecamatan bantuan RTLH, 2018 ada 432 rumah untuk program RTLH dan 177 rumah untuk program BSPS di delapan kecamatan. Lalu 2019, 178 rumah untuk program RTLH di 11 kelurahan yakni Puncak Kemuning, Kenanga, Kali Serayu, Wirakarya, Mesat Seni, Dempo, Marga Rahayu, Marga Mulya dan Bandung Kanan. Untuk program BSPS 2019 ada 100 di Kelurahan Ceremeh Taba. Tahun 2019 atau TW 1 sudah berjalan untuk 45 rumah dan lanjut ke TW II sebanyak 80 rumah,” jelasnya.

Syarat untuk menerima bantuan ini, tanah yang ditempati milik sendiri, dibuktikan dengan surat kepemilikan tanah, surat keterangan berpenghasilan rendah, surat keterangan tidak mampu dari pemerintah setempat, sudah berkeluarga dan pasti kondisi rumah memang sudah tidak layak huni.

PENULIS : Putri Rianita
EDITOR   : Dedi Ariyanto

Yuk Cobain Panna Cotta Cendol, Menu Terbaru Dari Daily Dose Bistro & Kitchen

4.042 Dukungan Jalur Independen TMS