in

Pemkab Muratara Belum Miliki Kompleks Perkantoran

MURATARA, Silmed.id — Meski sudah mengalami pemekaran sejak enam tahun lalu, Pemerintah Kabupaten Muratara, belum juga melakukan pembangunan kompleks perkantoran dan rumah dinas Bupati, rencananya di 2020 Pemda Muratara akan mempercepat proses pembangunan itu.

Edi warga Desa Lawang Agung, Kecamatan Rupit, yang sempat dibincangi mengatakan saat ini banyak masyarakat di Kabupaten Muratara, mempertanyakan program percepatan pembangunan yang dilakukan Pemerintah, khususnya di wilayah ibu kota Kabupaten Muratara.

Dia mengaku, program pembangunan di wilayah ibu kota masih minim. “Sampai kini belum ado di bangun kantor Bupati atau rumah Bupati. Pendopoan kini masih di rumah pribadi Bupati di Karang Jayo. Seharusnyo cepat-cepatlah dibangun, kalau ado tamu kejingoaan marwah pembangunan di Muratara pesat,” katanya.

Dia mengungkapkan, fokus pemerataan pembangunan yang saat ini dilakukan Pemda Muratara. Belum terlalu maksimal menggarap pembangunan di wilayah ibu kota Muratara.

“Warga berharap ibu kota Muratara cepat dibangun, supaya orang dari luar daerah bisa melihat pesatnya pembangunan di Muratara,” bebernya.

Terpisah, Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Pertanahan Muratara, Zulkifli melalui Kabid Pertanahan M Lukman mengungkapkan di 2020 akan banyak pembangunan yang bakal di garap Pemda Muratara.

Khusus untuk lahan kompleks perkantoran saat ini sudah mulai di garap, namun untuk pengadaan kompleks rumah dinas Bupati masih dalam program pengadaan.

“Rencananya nanti untuk kompleks perkantoran sudah di lakukan di 2020. Kalau rumah dinas kita masih survei, lokasi lahan rencananya di belakang pasar kuliner Lawang Agung,” bebernya.

Dia mengungkapkan, khusus kompleks perkantoran masih terkendala masalah pembebasan lahan. Karena masih ada warga yang enggan lahan,  digarap pemerintah dengan harga standar.

“Kita masih usahakan pembebasan lahan untuk akses jalan utama kompleks perkantoran Bupati. Jadi kita akan lakukan pembangunan dalam waktu dekat,” tutupnya.

Sementara itu, PLT Kepala Dinas PU Muratara Erdius Lantang menuturkan selama ini Pemda Muratara melakukan pemerataan pembangunan di seluruh wilayah, dan tidak memprioritaskan pembangunan perkantoran maupun rumah bupati.

“Karena wilayah kita masih banyak akses yang belum dibangun. Seperti jalan, jembatan, listrik dan air bersih. Tapi insya allah di 2020 kita mulai lakukan pembangunan di kompleks perkantoran,” katanya.

Pihaknya berharap, masyarakat khususnya di wilayah ibu kota Kabupaten Muratara tetap mendukung program pembangunan yang tengah dilakukan Pemerintah Daerah.

Selain melakukan pembangunan komplek perkantoran, Pemerintah Daerah juga akan memfokuskan pembangunan di pusat ibu kota Kabupaten.

PENULIS : Farlin Addian
EDITOR   : Dedi Ariyanto

Syarat Calon Bupati Independen Minimal 14.868 Dukungan

Sebelum Diserahkan, Perumahan Harus Memenuhi Standar