in

Pemkab Muratara Bantu Pengobatan Hernita

MURATARA, Silmed.id – Untuk menjamin kesehatan warganya yang tidak memiliki biaya untuk berobat, Pemerintah Kabupaten Musi Rawas Utara ( Pemkab Muratara), membantu pengobatan Hernita Puspita Sari, warga Desa Tanjung Agung Kecamatan Karang Jaya.

“Dalam mengobati Hernita, kami sempat putus asa karena terkendala biaya, sekarang kami sangat bersyukur karena mendapat bantuan dari Pemkab Muratara,” kata Nur (40) salah satu kerabat Hernita kepada Silampari Media, Minggu (15/09/2019).

Menurut dia, Hernita sudah delapan bulan lamanya mengalami sakit, namun belum diketahui secara pasti penyakitnya.”Selama ini kami sudah bolak balik dari rumah sakit ke rumah sakit. Kami sekeluargapun sudah melakukan upaya, namun keterbatasan biaya menjadi sebab terhenti,”ucap dia.

Sementara itu, Direktur RSUD Rupit dr Hj Herlina mengatakan, pasien atas nama Hernita Puspita Sari masuk ke RSUD sekitar pukul 23.00 WIB, tepatnya Kamis (12/09/2019). Pihaknya sudah melakukan pengecekan kesehatan Hernita, hasilnya hemoglobin Hernita sangat rendah.

“Untuk sekarang ini sudah kita tangani, selanjutnya akan dilakukan pemeriksaan lebih intensip,” jelas dr Hj Herlina.

Lanjut Herlina, pihaknya masih melakukan pemeriksaan dan belum diketahui secara pasti pasien mengidap penyakit apa, namun dari hasil sementara pengecekan faktor diduga pasien ada kelainan darah.

“Jadi inikan masih kekurangan darah, jadi kita perbaikan secara umum terlebih dahulu. Karena HB rendah. Jadi kita sekarang lagi tranfusi darah,”ujarnya.

Masalah biaya pengobatan sambung dia, pihak keluarga tidak usah khawatir lagi, karena sudah ditanggung pemerintah daerah.

“Sambil tranfusi darah, kita memita keluarga pasien melengkapi berkas untuk integrasi pembiayaan ke Dinas Sosial dan Dinas Kesehatan,” jelasnya lagi.

Ditambahnya, bagi masyarakat yang mempunyai kesamaan darah, sekiranya untuk keikhlas mendonorkan darah, karena saat ini rumah sakit kekurangan darah untuk golongan darahnya B.

Dikesempatan yang sama, ketua TP PKK Lia Mustika Syarif didampingi Kadinkes Malinda Sari, pasien akan dibantu dalam pengurusan BPJS, karena ada kesalahan dalam Kartu Keluarga (KK).

“Kami minta kerjasama pemerintah desa untuk mempercepat proses urusan KK, karena pasien akan kami rujuk ke Rumah Sakit Umum Husin di palembang secepatnya, sambil menunggu proses kartu BPJS, kami usahakan memperbaiki kondisi pasien dengan transfusi darah, saat ini baru ada dua kantong masih butuh empat kantong lagi,” pungkasnya.

PENULIS : Ardi Gumailah
EDITOR   : Dedi Ariyanto

Siswa SMPIT Mutiara Cendikia Kunjungi Kebun Sereh Wangi

KH Abdullah Gymnastiar : Mari Jauhi Beberapa Penyakit Hati