Trafo yang meledak, kini diganti baru, namun listrik di Semeteh hanya dapat menyalahkan lampu, sedangkan peralatan elektronik tidak dapat. Foto Dedi Silmed
in

Pelayanan PLN Tak Maksimal

Arman : Hanya Bisa Menyalakan Lampu Saja

MUSI RAWAS, Silmed.id – Pasca meledaknya trafo listrik di Desa Semeteh empat bulan lalu, hingga kini warga warga Dusun I dan IV, tidak dapat menyalakan peralatan elektronik. Demikian disampaikan Kades Semeteh Armansyah kepada Silampari Media, Kamis (5/9/2019).

“Pasca meledak dan diganti trafo baru empat bulan lalu, hingga kini listrik di desa kami belum bisa normal. Saya sudah berusaha melaporkan ke pihak PLN, namun belum direalisasikan,”kata Arman.

Menurut di, sekarang warga hanya bisa menyalakan lampu saja. Sedangkan untuk menghidupkan barang elektronik seperti televisi, kulkas dan sebagainya tidak bisa atau dikenal dengan istilah tidak narik.

Terlepas dari itu, ia meminta kepada pihak PLN Muara Beliti untuk turun ke lapangan secara langsung guna melakukan pengecekan serta perbaikan, agar tegangan listrik khususnya di Dusun I-IV bisa kembali normal seperti biasa dan tidak terbatas untuk menyalakan lampu saja.

“Intinya kami minta agar secepatnya ada perbaikan. Jangan sampai, warga membayar tagihan listrik setiap bulannya namun tidak diimbangi dengan pelayanan yang maksimal,”sindirnya.

Sementara itu, Manajer PT PLN Rayon Muara Beliti, Zera Fitrizon mengakui adanya kerusakan trafo di Desa Semeteh. Sehingga, karena mendesak serta trafo Tap Khusus tidak ada maka sementara dipasangkan trafo biasa.

“Kondisi tersebut sudah masuk catatan kami untuk penormalan saat nanti trafo baru masuk atau ada maka diganti,”pungkasnya.

PENULIS : Dedi Ariyanto

Muratara Mendapat Jatah 2500 H Replating Sawit

Kurang Informasi, Warga Terlambat Urus Berkas BPD