in

Pedagang dan Pembeli di Tiga Pasar KTC Diwajibkan Pakai Masker

LUBUKLINGGAU,Silmed.id – Pemkot Lubuklinggau, Polres Lubuklinggau dan Kodim 0406 MLM, sejak Senin (11/05/2020) sudah mensosialisasikan Kawasan Tertib Covid-19 (KTC) di tiga pasar Lubuklinggau.

Pedagang dan pembeli di tiga pasar tersebut diwajibkan menggunakan masker, bahkan pedagang juga diminta menggunakan face shield. Jika tidak mengenakan masker, maka pedagang atau pembeli akan dikeluarkan dari KTC.

Wali Kota Lubuklinggau H SN Prana Putra Sohe mengatakan, persiapan masker tahap pertama sudah dibagi Disdagrin. Tahap kedua dibagikan oleh Pol PP sekaligus face shield.

“Petugas razia terus, yang tidak pake masker akan dikeluarkan dari pasar. Untuk jaga jarak, sudah dengan sendirinya, karena adanya bangunan dan dagangan,” jelas Wali Kota yang juga Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Lubuklinggau.

Namun untuk pasar pagi, menurut Wali Kota akan diatur lagi  begitu juga dengan yang di emperan. Menuruni petugas keamanan dan Disdagrin yang mengatur.

“Yang penting mereka ini paham dahulu mengenai Covid ini. Bahwa dari jaman dahulu bahwa melakukan jaga jarak, menghindari kerumunan dan pakai masker, adalah langkah memutus mata rantai penyebaran virus,” jelasnya.

Seperti diketahui Pemkot Lubuklinggau bersama Kodim 0406 MLM dan Polres Lubuklinggau, mulai mensosialisasi penertiban pasar di Kota Lubuklinggau, Senin (11/05/2020).

Himbauan ini dilakukan langsung oleh Walikota di Pasar Inpres dan Pasar Bukit Sulap melakukan upaya Kawasan Tertib Covid-19.

“Jangan sampai kita terjangkit, karena rumah isolasi sudah penuh, maka kita siapkan barak Eks kompi. Untuk itu, supaya tertib, jualan jaga jarak, pakai masker dan upaya pencegahan lainnya,” ujar Wali Kota.

Sementara Kapolres Lubuklinggau, AKBP Mustofa mengungkapkan jika aparat kepolisian hanya membantu PD Pasar untuk menata pedagang berjualan di tiga Pasar Besar Kota Lubuklinggau.

“Karena pasar tidak boleh ditutup, jadi strateginya adalah penyekatan-penyakatan, yang akan kita tata adalah jarak antar pedagang, lokasi parkir, karena sekarang saya lihat sepanjang jalan itu semuanya parkir, itu kita tata,” pungkasnya.

PENULIS : Putri Rianita

Pemkot Berikan Sembako Kepada Guru Ngaji, Panti Asuhan, Vihara dan Gereja

PSBB di Lubuklinggau Masih Menunggu Kajian Dari Tim Medis