ANGKUT - Terlihat banyak warga yang mengangkut air menggunakan jerigen di irigasi Siring Agung. Senin (21/10/2019). Foto Jofan Silmed.
in

PDAM Padam, Warga Angkut Air Irigasi

LUBUKLINGGAU, Silmed.id – Akibat kemarau panjang saat ini hampir sebagian warga Lubuklinggau merasakan dampak kesulitan mendapatkan air, apalagi ditambah dengan padamnya air PDAM.

Pada Senin (21/10) pantauan Silampari Media, terlihat di aliran air irigasi di Siring Agung Kelurahan Siring Agung Kecamatan Lubuklinggau Selatan II, banyak warga berduyun-duyun mengambil air menggunakan jerigen.

Penampakan ini sedikit memprihatinkan, dikarenakan hampir sebagian warga yang mengambil air di tempat tersebut, rela datang dengan jarak sangat jauh.

“Kami pakai air PDAM, dirumah padam terus padahal tiap bulannya selalu bayar. Kalau tidak ambil air disini mau kemana lagi,” ungkap Riyadi warga Kelurahan Muara Enim, Kecamatan Lubuklinggau Barat II.

Selain hal tersebut, yang membuat dirinya juga rugi apabila tidak ada air terkadang harus membeli.
“Kalau sebelum ambil air disini, kami beli air minum galon. Sehari bisa 10 galon, kalikan saja kalau satu galon Rp 5000. Pasti sangat rugi,” ucapnya dengan nada kesal.

Sementara itu, Direktur PDAM, Ratna Mahmud, melalui Kabag Tekhnik, Hadi Purwanto menyampaikan jika terjadi permasalahan kabel listrik, sehingga pompa penyedot air tidak dapat hidup.

“Pada Sabtu (19/10/2019) sore, kami baru mengetahui terjadi konslet pada kabel sepanjang 15 meter, dikarenakan mungkin tersambar petir. Sehingga pompa penyedot air ini tidak bisa hidup sama sekali,” jelasnya saat dihubungi via telepon, Senin (21/10) sekitar pukul 17.00 WIB.

Solusi hal tersebut, pihaknya sudah mengkonfirmasi kepada pihak PLN untuk segera memperbaiki kabel listrik yang rusak.”Jadi setelah itu kami langsung menghubungi PLN untuk segera diperbaiki. Sampai sekarang saya belum pulang dari kantor menunggu tim dari PLN,” ungkapnya.

Ia juga menghimbau kepada masyarakat untuk lebih sabar. Karena pihaknya sudah berusaha semaksimal mungkin untuk melayani masyarakat dengan baik dan tidak kecewa.

PENULIS : Jofan Saputra
EDITOR   : Dedi Ariyanto

Polres Mura Gelar OPS Zebra Selama 14 Hari

Penjagaan Lapas Terkendala Kurangnya Personil dan Alat Pemantau